Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Simak Cara Beli ORI022 Mulai Rp1 Juta, Dijual 26 September 2022

mbelian ORI022 dapat dilakukan melalui 30 mitra distribusi berupa bank, perusahaan efek dan fintech yang bekerja sama dengan pemerintah.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 23 September 2022  |  11:05 WIB
Simak Cara Beli ORI022 Mulai Rp1 Juta, Dijual 26 September 2022
Obligasi Ritel Indonesia - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Masa penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI022 akan segera dibuka pekan depan, Senin (26/9/2022) yang dapat dibeli secara online melalui mitra distribusi dengan sistem e-SBN.

Mengutip laman resmi Kementerian Keuangan, Jumat (23/9/2022) ada empat tahap pembelian ORI022, yaitu registrasi, pemesanan, pembayaran, dan konfirmasi.

Registrasi dapat dilakukan setiap saat, bahkan sebelum masa penawaran ORI022 dibuka, alias sudah mulai bisa daftar sekarang. Calon investor dapat melakukan registrasi pada sistem elektronik di mitra distribusi dan memasukkan data diri, nomor single investor identification (SID), nomor rekening dana dan nomor rekening surat berharga.

Ada sekitar 30 mitra distribusi yang dapat menjadi pilihan untuk membeli ORI022, antara lain sejumlah bank seperti Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan sejumlah bank swasta seperti Bank CIMB Niaga, Commonwealth, Standard Chartered Bank, Maybank Indonesia, Bank Permata hingga Bank Mega.

Sementara itu, sejumlah perusahaan efek juga dapat menjadi opsi untuk pembelian ORI022, di antaranya BNI Sekuritas, Mandiri Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, dan Phillip Sekuritas Indonesia.

Tak ketinggalan deretan perusahaan teknologi finansial (fintech) sebagai mitra distribusi, seperti Koinworks, Tanamduit, Fundtastic+, dan Bareksa.

Setelah registrasi berhasil, calon investor sudah bisa melakukan pemesanan ORI022 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Pemesanan hanya dapat dilakukan pada masa penawaran.

Kemudian, setelah pemesanan mendapat verifikasi, calon investor akan mendapat kode pembayaran melalui email atau sms sesuai mitra distribusi. Kode pembayaran dapat digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui bank, pos, maupun lembaga persepsi lainnya dalam batas waktu yang telah ditentukan.

Apabila pembayaran telah selesai, calon investor akan memperoleh konfirmasi berupa Nomor Transaksi Penerimaan Negara atau NTPN dan notifikasi completed order, serta akan memperoleh alokasi ORI022 pada tanggal penerbitan. Calon investor dapat meminta bukti konfirmasi kepemilikan ORI022 kepada mitra distribusi terkait.

Sebagai informasi, kupon ORI022 bersifat tetap atau fixed rate dengan nilai minimum pemesanan sebesar Rp1 juta dan maksimum Rp5 miliar. ORI022 memiliki tenor 3 tahun dan akan jatuh tempo pada 15 Oktober 2025.

Potensi penyerapan ORI022 diproyeksikan tetap tinggi dan memiliki daya tarik bagi para investor ritel.

Economic Research Analyst PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ahmad Nasrudin mengatakan, jumlah investor pasar modal terus meningkat hingga mencapai 9,5 juta investor per Agustus 2022, atau bertambah 2,1 juta investor dibandingkan dengan akhir tahun lalu.

“Mengamati data tersebut, saya melihat potensi penyerapan ORI022 tetap tinggi. Platform fintech menjadi salah satu kunci untuk mendorong investor ritel berinvestasi ke pasar surat utang pemerintah,” ujar Ahmad kepada Bisnis, dikutip Jumat (23/9/2022).

Pemerintah menetapkan imbal hasil kupon ORI022 sebesar 5,95 persen, yang lebih tinggi 5 basis poin dibandingkan seri sebelumnya SR017 dengan imbal hasil 5,9 persen.

Adapun masa penawaran ORI022 akan berlangsung mulai Senin, 26 September 2022 hingga Kamis, 20 Oktober 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obligasi ritel indonesia kementerian keuangan investor ritel
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top