Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Adhi Karya (ADHI) Targetkan Kontrak Baru dari Proyek IKN Rp3,5 Triliun

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) bepotensi meraih protek IKN sekitar Rp3 triliun-Rp3,5 triliun.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 12 September 2022  |  16:03 WIB
Adhi Karya (ADHI) Targetkan Kontrak Baru dari Proyek IKN Rp3,5 Triliun
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bermalam menggunakan tenda di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (14 Maret 2022). PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) bepotensi meraih protek IKN sekitar Rp3 triliun/Rp3,5 triliun. / BPMI Setpres.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN karya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menargetkan dapat kontrak baru dari Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara antara Rp3 triliun - Rp3,5 triliun tahun ini.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson menerangkan sampai dengan Jumat 9 September 2022 telah mengikuti 19 tender proyek IKN yang dilakukan PUPR. Dari total 19 proyek, ADHI telah menggenggam 4 proyek IKN, termasuk pembangunan jalan tol.

"Harapannya tender sampai dengan akhir Desember 2022 itu kira-kira Rp20 triliun dari proyek IKN, kami targetkan bisa dapat Rp3 triliun-Rp3,5 triliun di IKN," jelasnya dalam konferensi pers setelah paparan publik, Senin (12/9/2022).

Dia menargetkan dari total nilai proyek IKN senilai Rp20 triliun, ADHI menyasar dapat mendapatkan kontrak baru senilai Rp3--Rp3,5 triliun pada tahun ini.

Direktur Human Capital dan Sistem Agus Karianto menjelaskan proyek IKN yang terdiri atas 19 paket terdapat 9 paket di bawah Ditjen Cipta Kerja senilai Rp9 triliun, sementara 10 paket di bawah Bina Marga PUPR senilai Rp10 triliun, sehingga mencapai Rp20 triliun,

"Dari 19 paket dapat 4 paket, hunian pekerja KSO dengan WIKA nilainya Rp567 miliar, Jembatan Hambalang, dikerjakan terusan dari ADHI, terakhir paket tol 3A, Rp3,4 triliun ADHI kebagian Rp1,1 triliun," katanya.

Dia merinci, pertama, paket hunian pekerja kerja sama operasi (KSO) dengan WIKA membangun gedung modular hunian pekerja senilai Rp567 miliar. Kedua, KSO pembangunan Jembatan Pulau Balang porsi ADHI berkisar Rp100 miliar.

Terakhir, ADHI menandatangani pembangunan tol seksi 3A paket IKN Karang Joang-KKT Kariangau, dengan total nilai Rp3,4 triliun, Adapun, porsi ADHI mencapai Rp1,1 triliun.

Hingga Juli 2022, ADHI merealisasikan kontrak baru sebesar Rp15,9 triliun. Jumlah tersebut naik sebesar 103,7 persen dibandingkan perolehan kontrak pada Juli 2021 yang lalu sebesar Rp7,8 triliun.

Kontrak terbaru pada Agustus juga salah satunya terkait dilanjutkannya proyek MRT fase 2 202 yang baru saja melaksanakan peletakan batu pertama.

Beberapa kontrak baru yang didapatkan ADHI sampai dengan Juli 2022, termasuk dalam Proyek Strategis Nasional, antara lain Tol Bawen-Yogyakarta, MRT Jakarta Fase 2A CP 202, Bendungan Jenelata-Gowa, dan Tol Semarang-Demak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten IKN adhi karya adhi BUMN
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top