Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Saratoga (SRTG) Gandeng Forest Carbon Ekspansi Hijau, Saham Ijo Royo-royo

Salah satu proyek unggulan Forest Carbon, Sumatra Merang Peatland Project, kini menawarkan model bisnis untuk restorasi lahan gambut.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 12 Agustus 2022  |  17:34 WIB
Saratoga (SRTG) Gandeng Forest Carbon Ekspansi Hijau, Saham Ijo Royo-royo
Forest Carbon - Istimewa.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan investasi Sandiaga Uno dan Edwin Soeryadjaya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) bekerja sama dengan Forest Carbon dalam ekspansi bisnis hijau.

Direktur Investasi Saratoga Investama Sedaya Devin Wirawan mengatakan, keuntungan finansial jangka panjang SRTG dapat berjalan beriringan dengan upaya perlindungan hutan.

“Kami melihat banyak peluang bagi bisnis lokal dalam menciptakan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan mengakui nilai dari sumber daya alam Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat (12/8/2022).

Forest Carbon yang telah beroperasi selama 12 tahun ini fokus dengan konservasi hutan dan restorasi di Sumatra, Kalimantan dan Papua, serta ekspansi di Asia Tenggara.

Salah satu proyek unggulan Forest Carbon, Sumatra Merang Peatland Project, kini menawarkan model bisnis untuk restorasi lahan gambut.

Skema tersebut bekerja dengan menjual karbon ke merek global premium untuk meningkatkan tutupan lahan mencapai 23 persen, melindungi spesies yang hampir punah termasuk harimau Sumatra, dan mendukung kesehatan, pendidikan serta peluang ekonomi masyarakat sekitar.

Forest Carbon menjadi bagian dari portofolio bisnis hijau Saratoga yang menargetkan investasi mitigasi perubahan iklim, antaralain mencakup tenaga surya, energi terbarukan dan pengembangan proyek karbon hutan.

CEO Forest Carbon, Jeffrey Chatellier mengatakan, ini merupakan pertama kalinya perusahaan investasi Indonesia mendukung pasar karbon sebagai alat pengelolaan hutan dan pengembangan ekonomi.

“Saratoga membawa reputasi dan rekam jejak perusahaan membantu dalam membangun bisnis kami,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pendanaan Forest Carbon juga dilakukan oleh anak usaha Asuransi AXA, AXA IM Alts.

AXA IM Alts telah menerbitkan saham seri A Forest Carbon pada 2020 dan mengeluarkan obligasi hijau untuk meluncurkan proyek-proyek baru di Indonesia.

Sejalan dengan ekspansi bisnis hijau SRTG, sahamnya pun terpantau menghijau pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia hari ini, Jumat (12/8/2022).

Saham SRTG naik 4,62 persen ke posisi harga Rp2.720. Selama sepekan, SRTG telah menguat 8,80 persen.

Sepanjang perdagangan hari ini, SRTG bergerak di kisaran Rp2.570 hingga Rp2.770 dan mencatatkan transaksi 40,12 juta saham senilai Rp107,23 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saratoga investama sedaya ekonomi hijau ekspansi edwin soeryadjaya
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top