Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Hary Tanoe Kompak Absen Bagi Dividen, Cek Prospek Sahamnya

Investor disarankan untuk melakukan average up atau tambah beli pada saham PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) setelah emiten tersebut break out tren sideways.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 12 Agustus 2022  |  18:46 WIB
Emiten Hary Tanoe Kompak Absen Bagi Dividen, Cek Prospek Sahamnya
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten grup MNC yang dikendalikan Hary Tanoesoedibjo kompak untuk tidak membagikan dividen dari hasil laba bersih untuk tahun buku 2021. Beberapa di antaranya adalah BHIT, BMTR, KPIG, BCAP, dan MNCN.

Head of Research NH Korindo Sekuritas Indonesia Liza Camelia membagikan pandangannya terkait proyeksi kinerja lima emiten saham tersebut. Untuk PT MNC Investama Tbk (BHIT), Liza menyebut diperlukannya break out resistence pada level Rp74-Rp76. Hal ini agar BHIT dapat mengakhiri tren sideways jangka panjang.

"Baru akan membuka jalan BHIT menuju TARGET 90/100 (35 persen upside potential)," ujar Liza kepada Bisnis pada Jumat (12/8/2022).

Kemudian untuk PT Global Mediacom Tbk. (BMTR), Liza menyebut apabila ada pullback ke level Rp320-Rp330, maka momen tersebut dapat digunakan oleh para investor publik untuk melakukan buy on weakness dengan target Rp440-Rp500.

PT MNC Land Tbk. (KPIG) disebut memiliki potensi break out resistance pada indikator moving average (MA) 50 pada level Rp97-Rp100. Hal tersebut akan membuka jalan bagi KPIG untuk menembus target level Rp120.

Sementara untuk PT MNC Land Tbk (BCAP), Liza menyebut emiten saham tersebut seharusnya sudah mulai bottoming pada level Rp112-Rp110. Apabila mampu break out ke level Rp120-Rp125, maka BCAP membuka peluang untuk naik ke level Rp150-160/Rp170/Rp200.

Kemudian, investor publik disarankan untuk melakukan average up atau tambah beli pada saham PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) setelah emiten tersebut break out tren sideways jangka panjang atau naik di atas level Rp1.100. Jika mampu menembus level tersebut, maka MNCN berpotensi untuk menguat hingga level Rp1.300-Rp1.350.

Sebelumnya diberitakan, investor kawakan Lo Kheng Hong selaku salah satu pemegang saham BMTR mengaku tidak ambil pusing dengan langkah manajemen yang tidak membagikan dividen. Pria yang akrab disapa Pak Lo mengatakan laba yang tidak dibagikan dapat memperkuat modal usaha, pertumbuhan, dan kinerja sehingga meningkatkan laba.

"Kalau labanya meningkat tentu harga sahamnya juga akan meningkat," ujar Pak Lo kepada Bisnis pada Jumat (12/8/2022).

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hary tanoe grup mnc rekomendasi saham global mediacom
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top