Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BUMI Eksekusi Private Placement Rp80 Pekan Depan, di Bawah Harga Pasar

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement pekan depan.
Direktur Utama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Adika Nugraha Bakrie. BUMI akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement pekan depan. /Istimewa
Direktur Utama PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Adika Nugraha Bakrie. BUMI akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement pekan depan. /Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada 19 agustus 2022.

Aksi private placement BUMI dalam rangka perbaikan posisi keuangan dan pelaksanaan konversi atas Obligasi Wajib Konversi (OWK). Pelaksanaan private placement akan dilakukan pada 19 Agustus 2022, dengan pemberitahuan hasil pelaksanaan private placement pada 23 Agustus 2022.

BUMI akan melaksanakan private placement dengan melepas 5,1 miliar saham Seri C, dengan nilai nominal Rp50 per saham. Private placement BUMI akan dilaksanakan dengan harga pelaksanaan Rp80 per saham, yang merupakan harga konversi OWK, yang berlaku terhadap pelaksanaan hak konversi OWK tersebut. Dengan demikian, total transaksi mencapai Rp408 miliar.

"Seluruh saham baru tersebut yang akan diterbitkan dalam private placement akan diambil bagian oleh pemegang OWK terkait dalam rangka pelaksanaan hak konversi OWK," kata Manajemen BUMI dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (12/8/2022).

Pada perdagangan hari ini pukul 11.25 WIB, saham BUMI turun 4,9 persen atau 136 poin menjadi Rp136. Sepanjang 2022, saham BUMI melonjak 102,99 persen. Di sisi lain, harga pelaksanaan Rp80 di bawah harga pasar saat ini.

Setelah pelaksanaan private placement, BUMI akan menerbitkan saham baru dengan jumlah sebanyak 5,1 miliar saham seri C. Jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor perseroan akan meningkat dari 134,9 miliar saham, menjadi sebanyak 140 miliar saham.

Jumlah saham tersebut terdiri atas 20,7 miliar saham Seri A, 53,5 miliar saham Seri B, dan 65,7 miliar saham Seri C.

Sebelumnya, BUMI tercatat telah merampungkan pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia pada 25 April 2022.

BUMI menerbitkan saham baru dalam PMTHMETD sebanyak 10.223.552.106 saham seri C dengan nilai nominal Rp50 per saham. Adapun, harga pelaksanaan PMTHMETD ini Rp80 per saham.

Pihak yang melakukan pengambilan bagian PMTHMETD kali ini adalah Innovate Capital Pte. Ltd. dengan jumlah konversi OWK senilai Rp817.88 miliar dengan jumlah saham sebanyak 10.223.552.106 saham.

“Saham Seri C baru yang diterbitkan perseroan dalam PMTHMETD adalah untuk memenuhi permintaan konversi dari pemegang OWK berdasarkan permintaan konversi hingga tanggal 16 Maret 2022,” jelas manajemen BUMI dalam keterbukaan informasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper