Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sah! Chandra Asri (TPIA) Dapat Restu Stock Split Rasio 1:4

RUPSLB TPIA menyetujui pemecahan nilai nominal saham dari Rp200 per saham, menjadi Rp50 per saham atau dengan rasio 1:4.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 09 Agustus 2022  |  12:56 WIB
Sah! Chandra Asri (TPIA) Dapat Restu Stock Split Rasio 1:4
Pekerja beraktivitas pada proyek pengaspalan berbahan campuran plastik yang diproduksi PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. di kawasan BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (21/7/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten petrokimia milik Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) mendapatkan izin dari pemegang saham untuk melakukan pemecahan saham atau stock split.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Selasa (9/8/2022), pemegang saham TPIA dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) menyetujui pemecahan nilai nominal saham dari Rp200 per saham, menjadi Rp50 per saham atau dengan rasio 1:4.

Selain menyetujui stock split, RUPSLB TPIA juga menyetujui pengangkatan Prapote Stianpapong sebagai direktur perseroan yang baru.

Sebagai informasi, terakhir kali TPIA melakukan stock split adalah November 2017. Ketika itu, perseroan mendapat restu pemegang saham untuk stock split dengan rasio 1:5, atau nilai nominal saham yang semula bernilai Rp1.000 per saham dipecah menjadi Rp200 per saham.

Per 30 April 2022, susunan pemilik saham saham TPIA adalah PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang mengendalikan 34,63 persen, SCG Chemicals mengempit 30,57 persen saham, Prajogo Pangestu menggenggam 7,78 persen, Marigold Resources Pte mengantongi 3,92 persen, PT Top Investment mendekap 15 persen, dan publik memiliki 8,1 persen saham.

Selain stock split, TPIA juga melakukan aksi korporasi lain seperti penawaran obligasi. Saat ini, TPIA melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical tahap I tahun 2022 hingga Rp2 triliun.

Rencana penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB obligasi berkelanjutan IV Chandra Asri Petrochemical dengan target dana yang dihimpun sebesar Rp8 triliun.

"Dana bersih yang diperoleh dari hasil obligasi ini akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja, termasuk di antaranya pembelian bahan baku produksi, dan biaya operasional untuk kegiatan usaha," tulis manajemen Chandra Asri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chandra asri stock split petrokimia
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top