Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kreditur Waskita Beton (WSBP) Ajukan Kasasi, Tidak Terima PKPU?

Baru saja lolos Penundaan Kewajiban Pembayarahn Utang (PKPU), PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) kembali menerima kasasi atas keputusan pengadilan dari salah satu kreditur.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 08 Juli 2022  |  07:04 WIB
Kreditur Waskita Beton (WSBP) Ajukan Kasasi, Tidak Terima PKPU?
Jajaran direksi PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP), anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Baru saja lolos Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) kembali menerima kasasi atas keputusan pengadilan dari salah satu kreditur.

Sekretaris Perusahaan Waskita Beton Precast Fandy Dewanto mengakui bahwa pada tanggal 05 Juli 2022 telah terdapat pendaftaran permohonan Kasasi dari salah satu Kreditur Perseroan, namun demikian Perseroan belum menerima Relaas permohonan kasasi dimaksud dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Perseroan berkomitmen untuk mematuhi segala ketentuan perundangundangan yang berlaku dengan menyampaikan informasi yang validitasnya dapat dipertanggungjawabkan,” katanya dikutip Jumat (8/7/2022) dalam keterbukaan informasi.

Manajemen menyatakan kasasi tersebut tidak berdampak bagi kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.

Sebelumnya, Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary Waskita Karya Novianto Ari Nugroho mengatakan dengan keberhasilan perdamaian Penundaan Kewajiban Pembayarahn Utang (PKPU) WSBP, Waskita dapat melanjutkan finalisasi restrukturisasi anak usaha.

"Program restrukturisasi lanjutan di anak usaha WSBP akan berdampak positif bagi kinerja Waskita Group ke depannya. Salah satunya dengan restrukturisasi fasilitas bank dengan tenor yang lebih panjang dan tingkat bunga yang lebih ringan serta tidak menekan cash flow WSBP pada periode recovery," jelasnya kepada Bisnis, Rabu (29/6/2022).

Selain itu, dengan lancarnya perdamaian PKPU WSBP, restrukturisasi berjalan dengan baik maka WSBP juga dapat fokus menjalankan bisnis operasional dan memperbaiki kinerja keuangannya.

Dengan demikian, dapat memberikan kontribusi positif ke depannya secara konsolidasi grup Waskita.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengungkapkan dengan sejumlah sentimen positif tersebut dapat membalikkan keadaan perseroan kembali ke posisi laba pada 2023.

Hingga kuartal I/2022, WSKT mencatatkan rugi bersih sebesar Rp968 miliar, sedangkan proyeksinya hingga akhir tahun, rugi bersih dapat menciut menjadi Rp1,11 triliun dari posisi rugi bersih Rp1,83 triliun pada 2021.

Perseroan menargetkan dapat kembali ke posisi laba bersih pada 2023 setelah 8 program penyehatan perseroan dijalankan seluruhnya.

"Gambaran setelah dapat PMN dan rencana PMN 2022 serta diverstasi jalan tol yang merupakan bagian 8 program penyehatan Waskita, sehingga diharapkan 2023 akan memulai menampilkan kinerja usaha yang menjadi positif dan mencatatkan laba bersih," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita beton precast WSBP pkpu waskita karya
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top