Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendapatan Tol Naik Bikin Cuan Jasa Marga (JSMR) Melejit pada Kuartal I/2022

JSMR berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp392,8 miliar, naik 142,7 persen atau Rp231,0 miliar dibandingkan dengan kuartal I/2021.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 13 Mei 2022  |  14:38 WIB
Ilustrasi kendaraan memadati pintu tol yang dikelola PT Jasa Marga Tbk. saat arus balik Lebaran 2022 - Antara
Ilustrasi kendaraan memadati pintu tol yang dikelola PT Jasa Marga Tbk. saat arus balik Lebaran 2022 - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kinerja PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) pada kuartal I/2022 yang positif tak lepas dari kenaikan pendapatan dari sejumlah lini usaha, terutama kenaikan pendapatan jalan tol.

Emiten berkode JSMR ini berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp392,8 miliar, naik 142,7 persen atau Rp231,0 miliar dibandingkan dengan kuartal I/2021.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengungkapkan peningkatan kinerja kuartal I/2022 merupakan keberhasilan perseroan menunjukkan komitmen menjaga pertumbuhan kinerja.

Jasa Marga mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp3,2 triliun atau tumbuh 16,0 persen yang merupakan kontribusi dari kinerja pendapatan tol sebesar Rp2,9 triliun atau naik 15,7 persen dan kinerja pendapatan usaha lain sebesar Rp257,8 ,miliar atau naik 9,6 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas Perseroan. Tidak hanya itu, Perseroan pada kuartal ini juga mampu merealisasikan pertumbuhan EBITDA sebesar 12,7 persen atau tercatat sebesar Rp2,2 triliun, di mana EBITDA Margin mencapai 68,1 persen," paparnya dalam keterangan, Jumat (13/5/2022).

Hingga kuartal I/2022, Jasa Marga menambah jalan tol operasi dengan pengoperasian Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Danowudu-Bitung sepanjang 13,42 Km.

Pengoperasian dari seksi akhir Jalan Tol Manado-Bitung ini melengkapi ruas yang lebih dulu dioperasikan pada September 2020 lalu yaitu Ruas Manado-Danowudu sepanjang 26,35 Km.

Tidak hanya menambah panjang jalan tol operasi, di Januari 2022, konsorsium Jasa Marga melalui PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Konsorsium BUMN-Swasta pemenang lelang pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap, menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) jalan tol tersebut.

Dengan total panjang 206,65 Km, menjadikan ruas ini sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia, dengan nilai investasi sebesar Rp56 triliun dan masa konsesi selama 40 tahun.

Dengan bertambahnya panjang jalan tol operasi dan konsesi pada kuartal I/2022, Perseroan masih memegang posisi market leader di industri jalan tol dengan total panjang jalan tol yang telah beroperasi hingga kuartal I/2022 sepanjang 1.260 Km yang merupakan 51 persen jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.

Sementara itu, total konsesi jalan tol yang dimiliki oleh Jasa Marga hingga akhir tahun 2021 mencapai 1.809 Km di seluruh Indonesia.

Perseroan juga konsisten menjaga komitmen dalam mewujudkan jalan tol berkelanjutan baik dari aspek lingkungan hidup, sosial maupun tata kelola.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan penyelenggaraan Presidensi G20 Tahun 2022 yang akan berlangsung di Bali, Perseroan melalui anak usahanya PT Jasamarga Bali Tol menandatangani Perjanjian Kerja Sama Fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan PT Bukit Energi Investama (BEI) yang merupakan anak usaha dari PT Bukit Asam Tbk pada Februari 2022 lalu.

Panel surya yang saat ini tengah dalam proses pembangunan akan dipasang di enam titik pada jalur motor Jalan Tol Bali-Mandara dengan panjang masing-masing titik lokasi 1 Km.

Mewujudkan jalan tol berkeselamatan, Jasa Marga juga mendukung Korlantas Polri dalam menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik di sejumlah ruas jalan tol yang dikelola oleh Jasa Marga Group.

Penerapan tilang elektronik di jalan tol oleh Kepolisian ini menyasar dua jenis pelanggaran yaitu kendaraan yang melakukan pelanggaran overload dengan menggunakan Weigh in Motion dan overspeed dengan menggunakan speed camera.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga jsmr
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top