Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Simak Katalisnya

Harga emas masih berpeluang bergerak naik di tengah sentimen melemahnya dolar AS.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 08 Mei 2022  |  19:24 WIB
Emas batangan - Bloomberg
Emas batangan - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Harga emas mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan terakhir, Jumat (6/5/2022) setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga 50 basis poin. Harga emas masih berpeluang naik.

Berdasarkan data Bloomberg, Minggu (8/5/2022), harga emas Comex terpantau naik 7,10 poin atay 0,38 persen ke US$1.882,8 per troy ons. Sementara itu, harga emas Spot naik 6,63 poin atau 0,35 persen ke US$1.883,81 per troy ons.

Tim Riset Monex Investindo Futures (MIFX) menyebutkan harga emas masih berpeluang bergerak naik di tengah sentimen melemahnya dolar AS.

Selanjutnnya, trader akan mencari katalis dari sejumlah data ekonomi AS yang telah dirilis seperti Average Hourly Earnings, Non-Farm Employment Change dan Unemployment Rate

Rilis Data Ekonomi AS mencatat Average Hourly Earnings per bulan di 0,3 persen, lebih rendah dari estimasi 0,4 persen. Kemudian, Non-Farm Employment Change tercatat mencapai 428.000, lebih tinggi dari estimasi 390.000.

Terakhir, Unemployment Rate tercatat sebanyak 3,6 persen, lebih tinggi sedikit dari estimasi 3,5 persen.

“Data dirilis hasilnya mayoritas lebih buruk dari estimasi, berpotensi memicu penguatan harga emas,” imbuhnya.

Selanjutnya MIFX memperkirakan emas berpeluang dibeli selama bergerak di atas level support di US$1.876,  karena berpotensi bergerak naik membidik resistance terdekat di US$1.890.  

Namun, jika bergerak turun hingga menembus ke bawah level US$1.876, emas berpeluang dijual karena berpotensi turun lebih lanjut membidik support selanjutnya di US$1.868.  

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas komoditas harga emas comex the fed
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top