Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CLEO atau ADES, Siapa Perusahaan Air Minum Berkinerja Tertinggi?

Dua perusahaan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) dan PT Akasha Wira International Tbk. (ADES) telah mengeluarkan laporan keuangan tahun buku 2021. Kedua emiten tersebut mencatatkan peningkatan pendapatan sepanjang 2021.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 07 Mei 2022  |  12:40 WIB
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Dua perusahaan produsen air minum dalam kemasan (AMDK) PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) dan PT Akasha Wira International Tbk. (ADES) telah mengeluarkan laporan keuangan tahun buku 2021. Kedua emiten tersebut mencatatkan peningkatan pendapatan sepanjang 2021.

Secara kinerja penjualan, CLEO mencatatkan kenaikan 13,45 persen year on year (yoy), dari Rp972,63 miliar pada 2020 menjadi Rp1,10 triliun sepanjang 2021.

Kenaikan pendapatan ditopang kenaikan penjualan ke pihak berelasi dari Rp758,33 miliar pada 2020 menjadi Rp922,12 miliar pada 2021. Sementara itu, penjualan ke pihak ketiga turun dari Rp214,29 miliar pada 2020 menjadi Rp181,40 miliar pada 2021.

Kenaikan penjualan juga terjadi di hampir semua segmen, seperti penjualan air minum dalam kemasan botol yang naik Rp394,08 miliar menjadi Rp463 miliar pada 2021 dan penjualan air nonbotol yang naik dari Rp548,46 miliar menjadi Rp615,70 miliar. Penjualan lain-lain tercatat turun dari Rp30,08 miliar pada 2020 menjadi Rp24,72 miliar pada 2021.

Laba tahun berjalan CLEO naik signifikan 36,10 persen dari Rp132,77 miliar menjadi Rp180,71 miliar pada 2021.

Sementara itu, ADES mencetak penjualan senilai Rp935 miliar pada 2021, naik 38,87 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp673,3 miliar.

Penjualan perseroan didorong oleh segmen makanan dan AMDK sebesar Rp475,3 miliar. Penjualan di segmen ini meningkat 30,81 persen dari Rp363,3 miliar secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Begitu pula dengan peningkatan penjualan produk kosmetik dengan merek Makarizo yang naik 48,31 persen dari Rp309,9 miliar di 2020, menjadi Rp459,7 miliar di 2021.

Adapun laba tahun berjalan ADES pada 2021 naik 95,71 persen menjadi Rp265,7 miliar, dari Rp135,7 miliar secara yoy.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air minum Kinerja Emiten ades CLEO
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top