Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

The Fed Naikkan Suku Bunga, Rupiah Bisa Melemah Usai Lebaran?

Pada momentum kenaikan suku bunga AS, rupiah diperkirakan bisa melemah terbatas.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 05 Mei 2022  |  17:11 WIB
The Fed Naikkan Suku Bunga, Rupiah Bisa Melemah Usai Lebaran?
Uang dolar dan rupiah di Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (26/4/2022) Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Bank Sentral AS, Federal Reserve akhirnya menaikkan suku bunga sampai 50 basis poin. Hal ini diperkirakan tidak akan terlalu berpengaruh banyak pada pergerakan rupiah usai libur lebaran.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah saat ini masih menunjukkan indikasi menguat.

“Kalau pasar dibuka, ini cukup bagus sekali karena rupiah terus mengalami penguatan ke Rp14.412 atau menguat 44 poin karena bersamaan dengan mudik lebaran, banyak orang menggunakan uang dengan antusias,” jelasnya kepada Bisnis, Kamis (5/5/2022).

Selain itu, di Indonesia protokol kesehatan masih tetap diterapkan selama masa mudik, tidak terjadi hal-hal seperti kecelakaan, kekurangan BBM, dan di sisi lain pelarangan ekspor minyak CPO dan turunannya cukup membantu mendongkrak rupiah.

Selama masa mudik, diperkirakan peredaran uang secara nasional mencapai Rp72 triliun. Ini yang membuat konsumsi masyarakat Indonesia naik. Hal tersebut turut mengindikasikan masyarakat begitu antusias membelanjakan uangnya.

Hal ini juga menjadi salah satu alasan pelaku pasar luar negeri menilai Indonesia cukup bagus untuk menempatkan uangnya dan menguatkan rupiah walaupun indeks dolar AS sempat menguat tajam.

Namun, pada momentum kenaikan suku bunga AS mendatang, rupiah diperkirakan bisa melemah terbatas. Hal ini karena kenaikan suku bunga akan menguatkan indeks dolar AS dan membuat banyak investor mengalihkan dananya ke dolar sebagai safe haven.

“Saat ini para spekulan terus mendorong masuk arus modal asing ke Indonesia yang menguatkan rupiah, bisa sampai minggu kedua Mei, saat pembukaan pasar setelah libur lebaran. Tapi nanti mendekati tanggal 15-16 Mei rupiah kemungkinan akan mengalami pelemahan ke 14.550-an,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rupiah Kebijakan The Fed nilai tukar rupiah
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top