Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Ditutup Menguat, Crossing Saham TBIG Bikin Net Buy Asing Tembus Rp19,41 Triliun

IHSG parkir pada posisi 7.232,15 atau naik 0,22 persen. IHSG sempat mencatatkan posisi terendah pada level 7.161,65.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 26 April 2022  |  15:03 WIB
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di depan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (23/2/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Selasa (26/4/2022).

Berdasarkan data Bloomberg, pada pukul 15.00 WIB IHSG parkir pada posisi 7.232,15 atau naik 0,22 persen .IHSG sempat mencatatkan posisi terendah pada level 7.161,65.

Tercatat, 241 saham menguat, 295 saham melemah dan 154 saham bergerak ditempat. Investor asing mencatatkan aksi net foreign buy Rp1,24 triliun di di pasar reguler dan Rp19,41 triliun di seluruh pasar.

Lonjakan aksi beli investor asing ini didorong oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) yang kembali melakukan aksi crossing saham atau penjualan saham ke investor asing di pasar tunai dan negosiasi.

Hingga menjelang akhir perdagangan, saham TBIG ini tercatat dibeli investor asing di pasar negosiasi senilai Rp18,1 triliun.

Investor asing juga tercatat membeli saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp465,8 miliar. Menyusul di belakangnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp289,4 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp145, miliar.

Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengungkapkan berlanjutnya tekanan jual di pasar komoditas membuat harga beberapa komoditas melemah seperti minyak, batu bara, emas, nikel dan timah berpotensi menjadi sentimen negatif saham berbasis komoditas terkait.

Di lain pihak, setelah sebelumnya selama 2 hari Indeks DJIA turun tajam sebesar -1349.4 poin atau 3,87 persen, akhirnya di awal minggu ini, Senin, Indeks DJIA berhasil ditutup menguat sebesar 0,7 persen.

"Jika dikombinasikan dengan naiknya EIDO sebesar 1,75 persen padahal kemarin IHSG ditutup turun 0,13 persen di tengah turunnya yield obligasi AS tenor 10 tahun berpotensi menjadi katalis positif untuk IHSG menguat dalam perdagangan Selasa ini," katanya dalam riset, Selasa (26/4/2022).

Edwin memperkirakan rentang pergerakan IHSG pada 7.165--7.265. Adapun, saham yang direkomendasikan di antaranya JSMR, BBTN, ISAT, UNVR, ICBP, EXCL, BBCA, MYOR, EMTK, dan TBIG.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG tbig ihsg hari ini
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top