Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO Gojek Tokopedia (GOTO), Berakhir Hari Ini, Tembus 180.000 Investor?

Initial Public Offering (IPO) PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan berakhir hari ini, Kamis (7/4/2022).
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 07 April 2022  |  08:49 WIB
Mitra layanan ojek daring Gojek menunjukkan logo merger perusahaan Gojek dan Tokopedia yang beredar di media sosial di shelter penumpang Stasiun Kereta Api Sudirman, Jakarta, Jumat (28/5/2021). Sejumlah mitra pengemudi Gojek berharap mergernya dua perusahan ?startup? Gojek dan Tokopedia memberikan dampak positif bagi kalangan mitra dengan meningkatnya bonus dan insentif karena penggabungan tersebut telah meningkatkan nilai atau valuasi perusahaan. - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Mitra layanan ojek daring Gojek menunjukkan logo merger perusahaan Gojek dan Tokopedia yang beredar di media sosial di shelter penumpang Stasiun Kereta Api Sudirman, Jakarta, Jumat (28/5/2021). Sejumlah mitra pengemudi Gojek berharap mergernya dua perusahan ?startup? Gojek dan Tokopedia memberikan dampak positif bagi kalangan mitra dengan meningkatnya bonus dan insentif karena penggabungan tersebut telah meningkatkan nilai atau valuasi perusahaan. - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Initial Public Offering (IPO) PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan berakhir hari ini (7/4/2022).

Emiten teknologi itu setidaknya telah mengubah jadwal pencatatan IPO sebanyak tiga kali pada prospektus. Semula jadwal pencatatan ditetapkan pada 4 April 2022. Namun pada agenda teranyar, jadwal pencatatan diundur hingga 11 April.

Dalam jadwal teranyar, masa penawaran imum saham berlangsung pada 1 - 7 April. Setelah itu akan dilanjut dengan penjatahan dan pencatatan saham pada 11 April 2022.

Direktur Utama Indo Premier, Moleonoto The mengatakan IPOT sebagai salah satu penjamin pelaksana emisi efek yang menangani IPO ini melihat partisipasi investor retail mencatatkan rekor tertinggi di sejarah pasar modal Indonesia.

Sebanyak 96.000 investor retail berpartisipasi di proses penawaran awal atau book building melalui aplikasi IPOT, dari total sekitar 180.000 investor retail yang masuk di sistem e-IPO. Angka pencapaian ini mencapai sekitar 2 kali lipat dari rekor IPO sebelumnya.

Pencapaian ini juga menandakan kebangkitan pasar modal nasional, mulai dari minat dan partisipasi investor retail domestik yang tumbuh dua kali lipat dari tahun 2021, dan juga transaksi IPO GoTo yang hanya ditangani penjamin emisi efek nasional yang hanya memasarkan kepada investor domestik Indonesia.

Menurutnya IPO emiten teknologi ini sebagai pesta pasar modal, karena diusung oleh perusahaan yang dibangun oleh orang Indonesia, ditangani penjamin pelaksana emisi efek nasional. Yaitu, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas dan dinikmati oleh orang Indonesia pula. 

“Indo Premier atau IPOT sebagai salah satu penjamin pelaksana emisi efek GoTo sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan GoTo. Kami bangga bahwa masyarakat Indonesia menjadi tuan rumah sekaligus berpartisipasi aktif dalam peristiwa besar di pasar modal kita,” tegas Direktur Utama Indo Premier, Moleonoto The dalam keterangan resmi Jumat 1 April 2022.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ipo indo premier securities tokopedia Gojek Goto
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top