Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IPO Gojek Tokopedia (GOTO) Berakhir, Simak 5 Fakta Menariknya!

Initial Public Offering (IPO) PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. telah resmi berakhir. Simak 5 fakta menarik yang terjadi selama penawaran saham berlangsung.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 07 April 2022  |  16:00 WIB
IPO Gojek Tokopedia (GOTO) Berakhir, Simak 5 Fakta Menariknya!
Mitra layanan ojek daring Gojek menunjukkan logo merger perusahaan Gojek dan Tokopedia yang beredar di media sosial di shelter penumpang Stasiun Kereta Api Sudirman, Jakarta, Jumat (28/5/2021). Sejumlah mitra pengemudi Gojek berharap mergernya dua perusahan ?startup? Gojek dan Tokopedia memberikan dampak positif bagi kalangan mitra dengan meningkatnya bonus dan insentif karena penggabungan tersebut telah meningkatkan nilai atau valuasi perusahaan. - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Initial Public Offering (IPO) PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. telah resmi berakhir. Simak 5 fakta menarik yang terjadi selama penawaran saham berlangsung.

Emiten berkode saham GOTO itu telah mengakhiri penawaran umum saham perdana perseroan. Selama IPO berlangsung terjadi beberapa perubahan yang dilakukan oleh emiten teknologi itu.

Berikut ini adalah 5 fakta menarik terkait IPO Gojek-Tokopedia (GOTO):

  1. Mengubah Jadwal IPO

Emiten teknologi itu setidaknya telah mengubah jadwal pencatatan IPO sebanyak tiga kali pada prospektus. Semula jadwal pencatatan ditetapkan pada 4 April 2022. Kemudia diubah menjadi 7 April. Namun pada agenda teranyar, jadwal pencatatan diundur hingga 11 April.

  1. Mengurangi Jumlah Penerbitan Saham

Dalam prospektus pada masa book building emiten teknologi itu berencana menerbitkan saham seri A sebanyak-banyaknya 52 miliar. Akan tetapi dalam prospektus teranyar, perseroan hanya akan menawarkan sebanyak 40,6 miliar saham baru Seri A.

  1. Target Penggalangan Dana IPO

Nilai penawaran umum perdana saham dalam prospektus sebesar Rp13,72 triliun. Jumlah itu tidak mencapai proyeksi semula yang menembus Rp17,99 triliun.

  1. Ratusan Ribu Investor Berpartisipasi

Sebanyak 96.000 investor retail berpartisipasi di proses penawaran awal atau book building melalui aplikasi IPOT, dari total sekitar 180.000 investor retail yang masuk di sistem e-IPO.

  1. Bagi Saham Gratis

GOTO menyediakan dana hingga Rp310 miliar khusus untuk para mitra pengemudi. Dana tersebut rencananya digunakan untuk Program Saham Gotong Royong, di mana Perusahaan memberikan saham secara cuma-cuma kepada seluruh mitra pengemudi setia dan memenuhi syarat di Indonesia.

Sebelumnya, CEO Grup GoTo Andre Soelistyo mengatakan, sejak awal berharap untuk bisa membawa para mitra untuk turut merasakan manfaat ketika kami melakukan IPO.

“Oleh karena itu, melalui Program Saham Gotong Royong ini, GoTo ingin memberikan apresiasi kepada para mitra pengemudi yang telah turut bekerja sama membangun ekosistem GoTo dari awal dan telah setia bersama kami di pasang surut perjalanan Perusahaan,” ujarnya, melalui siaran pers, Senin (4/4/2022).

Dalam Program Saham Gotong Royong ini, penerima manfaat program mencakup berbagai kriteria mitra pengemudi, mulai dari mitra driver GoRide, GoCar, GoSend, GoFood, dan GoBox.

Adapun, kriteria mitra pengemudi dalam program tersebut ditentukan berdasarkan beberapa faktor, di antaranya durasi kemitraan dan status aktif mitra pengemudi. Selain itu, hampir seluruh mitra pengemudi aktif di Indonesia akan berkesempatan untuk mengikuti program ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham ipo tokopedia Gojek Goto
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan
Konten Premium

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top