Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Djasa Ubersakti (PTDU) Raih Pendapatan Rp244,2 Miliar pada 2021, Naik 401 Persen

Djasa Ubersakti membukukan pendapatan usaha sebesar Rp244,24 miliar, melonjak 401,42 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp48,71 miliar.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 04 April 2022  |  12:14 WIB
Ecohome Apartment Jakarta, salah satu proyek PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) - djasaubersakti.co.id
Ecohome Apartment Jakarta, salah satu proyek PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) - djasaubersakti.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kontraktor PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU)  membukukan pendapatan usaha sebesar Rp244,24 miliar, melonjak 401,42 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp48,71 miliar.

Toto Yulianto, Direktur Keuangan Djasa Ubersakti, pada 2021 perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp244,24 miliar, melonjak 401,42 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp48,71 miliar.

Keberhasilan itu didorong peningkatan progres pekerjaan yang cukup signifikan dan kontribusi dari entitas anak usaha sehingga menyumbang pendapatan yang cukup besar 

“Sepanjang tahun 2021 PTDU mampu melewati tantangan kondisi perekonomian nasional di masa pandemi Covid-19 dengan baik meskipun sektor konstruksi dalam kondisi kontraksi," paparnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (4/4/2022).

Djasa Ubersakti berhasil membukukan laba sebesar Rp3,01 miliar meningkat 1,49 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Meskipun pada kuartal-kuartal sebelumnya PTDU membukukan kinerja keuangan negatif tetapi pada akhir tahun berhasil mencapai bottom line.

Aset lancar pada 2021 meningkat sebesar 73,87 persen menjadi Rp 275,95 miliar dari tahun 2020 sebesar Rp158,71 miliar. Kenaikan tersebut disebabkan oleh meningkatnya kas dan setara kas, tagihan bruto dari pemberi kerja, serta uang muka ke pemasok. Total aset naik 49,76 persen menjadi Rp346,41 miliar pada 2021. 

Pada tahun 2021, liabilitas PTDU meningkat 77,31 persen menjadi Rp 250,77 miliar di tahun 2021 dari Rp141,43 miliar di tahun 2020. Peningkatan liabilitas disebabkan akibat kenaikan utang bank yang dipergunakan perseroan untuk mendukung pendanaan proyek-proyek yang sedang dikerjakan. 

Toto menyampaikan PTDU berkeyakinan bahwa kinerja tahun 2022 akan lebih baik lagi seiring dengan menurunnya pandemi covid-19 danpulihnya kondisi perekonomian nasional.

"Pada tahun 2022 perseroan menargetkan akan mengikuti tender pekerjaan dengan nilai tender kurang lebih Rp 5,5 triliun," 

Lelang pekerjaan meliputi tender proyek-proyeks swasta (pusat perbelanjaan, perkantoran, hunian) dan proyek pemerintah yang pendanaannya bersumber dari APBN/ pinjaman, seperti pasar, rumah sakit, universitas, sekolah, terminal, gedung pemerintah, dan jalan.

Dari tender yang akan diikuti sepanjang tahun 2022, PTDU menargetkan peningkatan angka penjualan dan pendapatan usaha yang turut mendapatkan kontribusi pendapatan dari kontrak yang masih berjalan sebesar Rp136 miliar dan sisanya dari pendapatan baru dan penjualan properti.

Toto Yulianto menyatakan salah satu kontribusi penopang kinerja perseroan nantinya berasal dari kontribusi entitas anak usaha yang bergerak di bidang properti. Saat ini entitas anak usaha tengah PTDU mengembangkan 2 proyek perumahan yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten kontraktor Djasa Ubersakti
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top