Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Marketing Sales LPKR Diperkirakan Meningkat pada 2022

Marketing sales Lippo Karawaci (LPKR) dapat ditopang oleh peluncuran rumah tapak terjangkau, penetrasi pasar yang juga mencakup segmen nasabah dengan penghasilan lebih tinggi, dan kenaikan permintaan untuk unit apartemen siap huni.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  18:35 WIB
CEO Lippo Karawaci John Riady. - Bisnis/Dwi Prasetya
CEO Lippo Karawaci John Riady. - Bisnis/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) mengincar peningkatan marketing sales pada 2022 seiring dengan perbaikan pasar properti dan sejumlah insentif dari pemerintah serta perbankan.

CEO LPKR John Riady menyatakan bahwa kemajuan industri properti yang merupakan salah satu lokomotif ekonomi nasional juga didukung oleh regulasi serta insentif dari pemerintah. 

“Suku bunga kredit pemilikan hunian juga mengalami penurunan sehingga turut mendorong minat pembelian melalui KPR. Dari sisi pasar, stimulus pemerintah untuk industri properti membuat konsumen lebih percaya diri untuk membeli properti,” paparnya dalam siaran pers, Kamis (31/3/2022).

LPKR menargetkan pra penjualan Rp5,2 triliun pada tahun 2022, naik dari realisasi Rp4,96 triliun pada 2021. John berharap marketing sales dapat ditopang oleh peluncuran rumah tapak terjangkau, penetrasi pasar yang juga mencakup segmen nasabah dengan penghasilan lebih tinggi, dan kenaikan permintaan untuk unit apartemen siap huni.

Dalam publikasi risetnya, analis PT Mandiri Sekuritas Robin Sutanto memprediksi fundamental permintaan properti tetap solid pada tahun 2022 seiring dengan hadirnya sejumlah insentif seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang berlaku hingga September 2022, perpanjangan kebijakan uang muka 0% hingga akhir Desember 2022, dan masih terjaganya bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). 

Emiten properti LPKR pun diharapkan tetap mampu menumbuhkan kinerja pra penjualan dan meraih laba di tahun 2022 seiring dengan kebangkitan industri properti tahun ini.

Melihat prospek cerah tersebut, LPKR diproyeksikan akan mampu membukukan kinerja moncer dengan torehan pendapatan sebesar Rp13,49 triliun, EBITDA Rp3,27 triliun, dan laba bersih sebanyak Rp229 miliar. 

"Prediksi kinerja positif LPKR tahun 2022 turut didukung oleh pembangunan perumahan dengan harga yang terjangkau di Lippo Village Karawaci dan Lippo Cikarang," tulisnya dalam riset.

Selain itu, pendapatan LPKR juga bisa bertambah dari dua anak usahanya, yakni penjualan lahan industri di PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) dan PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti Kinerja Emiten lippo karawaci lpkr
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top