Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebulan Perang Rusia-Ukraina, Harga Minyak Kembali Memanas

Pipa Caspian Pipeline Consortium (CPC) di Kazakhstan berhenti total pada Rabu (23/03/2022) waktu setempat akibat kerusakan parah setelah terjangan badai.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 24 Maret 2022  |  10:34 WIB
Sebulan Perang Rusia-Ukraina, Harga Minyak Kembali Memanas
Kilang minyak lepas pantai di Skotlandia - Bloomberg/Jason Alden
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak dunia jenis Brent kembali naik pada perdagangan hari ini, Kamis (24/03/2022).

Berdasarkan data Bloomberg pada 10.12 WIB, harga minyak jenis Brent menyentuh level US$122,19 per barel, meningkat 0,49 persen, sementara West Texas Intermediate (WTI) menyentuh level US$114,79 per barel atau melemah 0,12 persen.

Masalah geopolitik Rusia dan Ukraina masih menjadi pemicu melambungnya harga minyak. Setelah menyerbu kota Mariupol, Ukraina, Rusia dibayangi sanksi energi dari Uni Eropa. Sebelum Uni Eropa merundingkan sanksi Energi bagi Rusia, Negeri Paman Sam telah melarang minyak Rusia masuk ke dalam negerinya.

Negeri asal Maria Sharapova itu adalah salah satu pemeran utama di pasar minyak global. Ekspor minyak Rusia mencapai 4-5 juta barel per hari, sehingga absennya minyak Rusia di pasar global menyebabkan ketidakstabilan harga.

Hal tersebut diamini oleh Presiden Lipow Oil Associates yang berkedudukan di Houston, AS, Andy Lipow.

"Larangan membeli minyak Rusia akan menyebabkan gangguan pasokan sekitar 2-3 juta barel per hari. Hingga dunia bisa menemukan cara untuk mengatasinya, maka harga minyak akan terus naik," ungkap Lipow, dikutip dari ABC News Channel, Kamis (24/03/2022).

Selain itu, penyebab lain kenaikan harga minyak adalah gangguan di pipa Caspian Pipeline Consortium (CPC) di Kazakhstan. Jalur ini memegang peran penting di pasar minyak dunia karena menyalurkan 1,2 juta barel minyak per hari.

Pipa CPC berhenti total pada Rabu (23/03/2022) waktu setempat akibat kerusakan parah setelah terjangan badai. Cuaca ekstrim tersebut mengakibatkan pipa ini belum bisa beroperasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga minyak mentah harga minyak brent kazakhstan harga minyak mentah wti Perang Rusia Ukraina
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top