Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Produsen Cat Avian (AVIA) Bukukan Laba Bersih Rp1,43 Triliun pada 2021

Avia Avian (AVIA) membukukan penjualan senilai Rp5,3 triliun sepanjang 2021, meningkat 17,73 persen dari Rp4,5 triliun secara tahunan atau year on year (yoy).
Produsen cat PT Avia Avian Tbk. (AVIA) dari Grup Tancorp, resmi menjadi perusahaan tercatat ke-50 di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2021, pada Rabu (8/12/2021). Istimewa
Produsen cat PT Avia Avian Tbk. (AVIA) dari Grup Tancorp, resmi menjadi perusahaan tercatat ke-50 di Bursa Efek Indonesia sepanjang 2021, pada Rabu (8/12/2021). Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Produsen cat PT Avia Avian Tbk. (AVIA) membukukan peningkatan kinerja sepanjang tahun 2021.

Emiten milik Hermanto Tanoko ini membukukan penjualan senilai Rp6,77 triliun sepanjang 2021. Penjualan ini meningkat 18,29 persen dibanding periode 2020 sebesar Rp5,73 triliun.

Perseroan membukukan penjualan senilai Rp5,3 triliun sepanjang 2021, meningkat 17,73 persen dari Rp4,5 triliun secara tahunan atau year on year (yoy). Demikian juga penjualan barang dagangan yang meningkat 20,24 persen dari Rp1,2 triliun di 2020 menjadi Rp1,4 triliun di akhir 2021.

Sejalan dengan peningkatan penjualan ini, beban pokok penjualan perseroan juga mengalami peningkatan 23,10 persen menjadi Rp3,9 triliun, dari Rp3,2 triliun yoy. Meski beban meningkat, perseroan tercatat mampu membukukan laba bruto senilai Rp2,8 triliun, naik 12,19 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp2,5 triliun.

AVIA tercatat membukukan laba tahun berjalan senilai Rp1,43 triliun, naik 26,23 persen dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp1,13 triliun.

Hingga akhir 2021, perseroan juga tercatat mampu membukukan peningkatan aset menjadi Rp10,87 triliun, naik dari Rp5,87 triliun dibandingkan akhir 2020. Peningkatan aset perseroan ini diakibatkan aset lancar yang naik menjadi Rp8,88 triliun, dari Rp3,9 triliun yoy akibat investasi pada surat utang negara yang naik menjadi Rp4,8 triliun.

Sementara itu, total liabilitas perseroan juga naik dari Rp1,18 triliun di 31 Desember 2020, menjadi Rp1,45 triliun di 31 Desember 2021.

Adapun total ekuitas perseroan juga meningkat tajam menjadi Rp9,4 triliun di akhir 2021, dari Rp4,6 triliun di akhir 2020 akibat meningkatnya tambahan modal disetor perseroan sebesar Rp7,79 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper