Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konglomerat Batu Bara Low Tuck Kwong Borong Saham BYAN Rp1,29 Triliun

Dato Low Tuck Kwong menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 198.707.500 (198,71 juta) saham di PT Bayan Resources Tbk. (BYAN).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 15 Maret 2022  |  13:10 WIB
Aktivitas di pelabuhan PT Bayan Resources Tbk. Istimewa
Aktivitas di pelabuhan PT Bayan Resources Tbk. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bos emiten batu bara PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), Dato Low Tuck Kwong kembali memborong saham perusahaan miliknya hingga Rp1,29 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/3/2022), Low Tuck Kwong menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 198.707.500 (198,71 juta) saham di BYAN. Low Tuck Kwong membeli saham tersebut pada harga Rp6.488 per saham sehingga nilai transaksi mencapai Rp1,29 triliun.

"Tanggal transaksi pada 15 Maret 2022. Tujuan dari transaksi ini adalah untuk investasi," kata Low Tuck Kwong dalam suratnya, Selasa (15/3/2022).

Dengan pembelian saham ini, kepemilikan saham Low Tuck Kwong di emiten berkode BYAN ini bertambah dari 55,22 persen atau 1,84 milar saham, menjadi 61,18 persen atau 2,04 miliar saham.

Adapun, transaksi saham Bayan Resources terjadi di pasar negosiasi, dengan harga pelaksanaan di bawah harga pasar. Pada sesi I hari ini, saham BYAN turun 1,93 persen atau 775 poin menjadi Rp39.400.

Mengutip data RTI, kapitalisasi pasar BYAN mencapai Rp131,33 triliun dengan valuasi PER 10,59 kali. Sepanjang pagi ini, saham BYAN bergerak di rentang Rp39.350-Rp40.200. Sepanjang 2022, saham BYAN naik 45,93 persen.

Sementara itu, berdasarkan data konsultan keuangan D'Origin, transaksi crossing saham Bayan Resources senilai Rp1,29 triliun terjadi di harga Rp6.488. Transaksi terjadi antar broker domestik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG konglomerat batu bara bayan resources transaksi saham
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top