Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indeks Bisnis-27 Menguat, Saham SCMA dan INCO Jadi Penopang

Indeks Bisnis-27 tercatat membuka perdagangan di zona hijau pada hari ini, Jumat (25/2/2022), berkat saham SCMA dan INCO.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 25 Februari 2022  |  09:31 WIB
Indeks Bisnis-27 Menguat, Saham SCMA dan INCO Jadi Penopang
Pengunjung melintas di depan papan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Abdurachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 tercatat membuka perdagangan di zona hijau pada hari ini, Jumat (25/2/2022), meskipun konflik Ukraina dan Rusia masih memanas.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia dan Bursa tersebut membuka lajunya di level 539,19 pada pukul 09.25 WIB. Indeks Bisnis-27 membuka perdagangan dengan menguat 0,35 persen atau 1,88 poin.

Sepanjang perdagangan indeks Bisnis-27 bergerak di rentang 537 hingga tertinggi di level 540.

Dari 27 anggota konstituen yang ada dalam indeks Bisnis-27, mayoritas saham yaitu sebanyak 8 saham menutup perdagangan dengan melemah, 6 saham stagnan dan 14 saham lainnya terpantau menguat.

Beberapa saham terpantau mengalami penguatan. Misalnya SCMA 3,28 persen, INCO 2,45 persen dan TPIA 1,68 persen.

Di sisi lain, beberapa saham perbankan mengalami pelemahan. Misalnya BMRI, 0,32 persen, BBNI 0,32 persen dan BBCA 0,31 persen.

Sementara itu, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menyampaikan IHSG pada perdagangan hari kemarin ditutup melemah setelah Rusia secara resmi mendeklarasikan perang dengan Ukraina dan menghancurkan sistem pertahanan udara Ukraina. 

Oleh sebab itu, konflik Rusia dan Ukraina kemudian mendorong aksi panic selling di pasar saham Tanah Air. 

Adapun pada perdagangan esok hari, Dennies Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memprediksi IHSG melemah. Dia menjelaskan secara teknikal candlestick, IHSG membentuk long black body dengan volume yang sangat tinggi mengindikasikan potensi bearish yang cukup kuat. 

“Pergerakan [IHSG besok] dibayangi sentimen perang antara Rusia dan Ukraina, di mana Rusia telah memulai invasi,” dikutip Kamis (24/2/2022).

Sementara dari dalam negeri, Dennies mengatakan masih minim sentimen dari data ekonomi serta masih dibayangi tingginya kasus Covid-19.

Untuk perdagangan hari ini, (25/2/2022), Artha Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan support 6.740 dan 6.663 serta resistance 6.911 dan 7.005.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI Indeks BISNIS 27 indeks bisnis27
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top