Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perusahaan Boy Thohir ADRO Bakal Ganti Nama

Jika diizinkan RUPSLB, nantinya nama baru emiten ADRO menjadi PT Adaro Energy Indonesia Tbk.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 08 Februari 2022  |  22:02 WIB
Perusahaan Boy Thohir ADRO Bakal Ganti Nama
Logo PT Adaro Energy, Tbk. - Reuters/Beawiharta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) bakal melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan mata acaranya meminta persetujuan pergantian nama perusahaan.

Besok, Rabu (9/2/2022), emiten berkode ADRO ini bakal meminta persetujuan para pemegang saham untuk mengubah namanya, ditambah dengan ‘Indonesia’ di belakang namanya menjadi PT Adaro Energy Indonesia Tbk.

Selain ganti nama, ADRO juga akan meminta persetujuan untuk menerima pengunduran diri Raden Pardede dari jabatan Komisaris Independen dan pengangkatan Budi Bowoleksono sebagai Komisaris Independen, serta pengangkatan Michael William P. Soeryadjaya sebagai Direktur Perseroan. 

Michael William P. Soeryadjaya sendiri akan diangkat sebagai Direktur Perseroan untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun 2026.

Michael merupakan anak dari orang terkaya di Indonesia urutan ke 29 versi Forbes, Edwin Soeryadjaya, yang juga merupakan pendiri Saratoga Capital dan salah satu Co-Founder PT Adaro Energy Tbk.

Menurut Forbes, kekayaan Edwin Soeryadjaya sampai dengan Desember 2021 US$1,51 miliar, dengan pendapatannya terutama berasal dari bisnis batu bara dan investasi.

Michael pernah mengenyam pendidikan di Universitas Pepperdine Amerika Serikat. Dia juga pernah menjabat sejumlah posisi strategis seperti Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, dan baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur di PT Merdeka Copper Gold Tbk.

Selain itu, di Adaro, Michael pernah menjabat menjadi Direktur PT Adaro Strategic Investments, Direktur PT Adaro Strategic Lestari, dan Direktur PT Adaro Strategic Capital.

Selain pergantian direksi, ADRO juga akan meminta persetujuan untuk menerima pengunduran diri Raden Pardede dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Adaro, serta untuk mengangkat Budi Bowoleksono sebagai Komisaris Independen Adaro untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adaro adro boy thohir
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top