Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Bakal Lanjut Hijau, Rekomendasi Saham BGTG, ADHI hingga MEDC

MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada pada level 6.754 dan 6.648, sedangkan resistensi pada 6.850 dan 6.880.
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (29/6/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan terus melaju di teritori positif pada perdagangan hari ini, Selasa (8/2/2022). Sejumlah saham menarik dikoleksi.

Pada perdagangan kemarin, Senin (7/2/2022), IHSG ditutup pada level 6.804 atau naik 1,09 persen sejak dibuka pada posisi 6.751. Sepanjang perdagangan, IHSG telah naik 73,54 poin.

"Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 1,1 persen ke level 6.804, IHSG pun mampu break dari level resistance pada 6.754. Hal ini berarti, posisi IHSG diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave C, sehingga IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya," ungkap riset harian MNC Sekuritas, Selasa (8/2/2022).

Namun demikian, MNC Sekuritas mengingatkan IHSG pada pergerakan kemarin menimbulkan gap pada rentang 6.731-6.748 yang dapat dijadikan level koreksi terdekat dari IHSG.

Dengan demikian, MNC Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada pada level 6.754 dan 6.648, sedangkan resistensi pada 6.850 dan 6.880. Adapun, sejumlah saham yang direkomendasikan sebagai berikut.

BGTG - Buy if Break 
BGTG ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 4,9 persen ke level 256, penguatan BGTG pun diiringi dengan peningkatan volume. MNC Sekuritas perkirakan, posisi BGTG saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B), sehingga BGTG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya.

  • Buy if Break: 266
  • Target Price: 288, 310
  • Stoploss: below 224

TINS - Spec Buy 
Pada perdagangan kemarin (7/2), TINS ditutup menguat 1,4 persen ke level 1.400, pergerakan TINS pun dapat menembus MA20. Selama tidak terkoreksi ke bawah 1.345 sebagai supportnya, maka posisi TINS saat ini sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [c] dan berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

  • Spec Buy: 1.375-1.400
  • Target Price: 1.480, 1.600
  • Stoploss: below 1.345

ADHI - Buy on Weakness 
ADHI ditutup menguat 2,3 persen ke level 885 pada perdagangan kemarin (7/2). MNC Sekuritas perkirakan, posisi ADHI saat ini sedang berada pada awal dari wave [iii], sehingga ADHI masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

  • Buy on Weakness: 860-885
  • Target Price: 950, 1.000
  • Stoploss: below 850

MEDC - Buy on Weakness 
MEDC ditutup menguat 3,6 persen ke level 580, pergerakan MEDC pun masih berada di atas MA200-nya. MNC Sekuritas memperkirakan, posisi MEDC saat ini sedang berada di akhir wave (iii) dari wave [c] sehingga meskipun terkoreksi diperkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

  • Buy on Weakness: 545-570
  • Target Price: 610, 620
  • Stoploss: below 530

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper