Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anak Usaha Sarana Menara (TOWR), Protelindo Raih Pinjaman Rp500 Miliar

PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), meraih pinjaman Rp500 miliar dari Bank of China (Hong Kong) Limited (BOCHK)
Vice President Director Protelindo Adam Gifari (kanan) bersama Director Indra Gunawan menjelaskan tentang kinerja perusahaannya saat berkunjung ke kantor Redaksi Harian Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (24/1)./JIBI-Abdullah Azzam
Vice President Director Protelindo Adam Gifari (kanan) bersama Director Indra Gunawan menjelaskan tentang kinerja perusahaannya saat berkunjung ke kantor Redaksi Harian Bisnis Indonesia, di Jakarta, Rabu (24/1)./JIBI-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR), PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), meraih pinjaman Rp500 miliar dari Bank of China (Hong Kong) Limited (BOCHK), cabang Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Sarana Menara Nusantara Irfan Ghazali mengatakan, Protelindo telah menandatangani perjanjian kredit dengan BOCHK pada 21 Januari 2022. Selain Protelindo, anak usaha perseroan lainnya yakni PT Iforte Solusi Infotek (Iforte) juga menandatangani perjanjian dengan BOCHK.

"Pinjaman ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan umum perusahaan Protelindo," ujar Irfan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/1/2022).

Jangka waktu pinjaman ini adalah 48 bulan sejak penandatanganan perjanjian kredit.

Sehubungan dengan perjanjian kredit ini, Iforte akan menjamin kewajiban dari Protelindo. Menurut Irfan, struktur pemberian pinjaman dengan konsep pemberian pertanggungan oleh Iforte akan memungkinkan Protelindo memperoleh pembiayaan dengan syarat dan kondisi yang lebih baik.

"Pemberian fasilitas diharapkan dapat menunjang kegiatan usaha Protelindo, yang mana secara konsolidasi juga akan berdampak positif bagi perseroan," tuturnya.

Irfan memastikan, penandatanganan perjanjian kredit maupun pertanggungan perusahaan ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper