Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bukalapak (BUKA) Tunjuk Mantan Bos Freelancer.com Jadi Plt Direktur Utama

Willix bergabung dengan Bukalapak sebagai Chief Operating Officer Bukalapak pada 2016. Sebelumnya Willix adalah Senior Vice President Growth untuk Freelancer.com.
Warga mengakses aplikasi Bukalapak di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Warga mengakses aplikasi Bukalapak di Jakarta, Kamis (5/8/2021). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) menunjuk Willix Halim sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Bukalapak selama masa transisi selepas pengunduran diri Rachmat Kaimuddin.

Jabatan itu akan dia pegang sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Bukalapak yang meratifikasi dan mengkonfirmasi pengunduran diri Rachmat Kaimuddin selaku direktur utama perseroan dan ditunjuknya direktur utama yang baru.

Berdasarkan keterangan resmi, Rabu (29/12/2021), Willix bergabung dengan Bukalapak sebagai Chief Operating Officer Bukalapak pada 2016. Sebelum bergabung di Bukalapak, Willix adalah Senior Vice President Growth untuk Freelancer.com, salah satu startup terbesar di Australia.

Willix mendapatkan gelar sarjana Computer Science dan Mechatronics dengan First Class Honors pada tahun 2009 dari University of Melbourne.

Selama menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama, Willix akan bertanggung jawab terhadap kegiatan operasional perusahaan secara menyeluruh serta memastikan Bukalapak terus mewujudkan misinya menciptakan A Fair Economy For All.

Adapun Teddy Oetomo dan Natalia Firmansyah akan tetap menjabat sebagai Direktur Bukalapak.

Meski telah secara resmi mundur dari Bukalapak, Rachmat Kaimuddin terpantau masih punya 104 juta saham disana.

Berdasarkan data Bloomberg, pria berusia 42 tahun itu memiliki total saham Bukalapak sebanyak 104.291.245 juta. Jumlah itu setara dengan 0,10 persen dari total saham sebesar 103,06 miliar.

Bila dikalkulasikan dengan asumsi harga saham Rp452 per saham sesuai dengan harga penutupan Rabu (29/12/2021). Maka, nilai kepemilikan saham Rachmat Kaimuddin atas Bukalapak mencapai Rp47,13 miliar. Sebagai informasi, pria berjuluk Bang RK itu merupakan satu dari banyak pemegang saham yang locked up atau terkunci.

Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy mengatakan mundurnya pria berjuluk Bank RK dari perusahaan teknologi itu akan memberikan sentimen negatif. Sebab, pengunduran diri terjadi secara mendadak.

“Pada umumnya jika ada pengunduran diri mendadak dari Direktur Utama biasanya akan menjadi sentimen negatif [bagi saham emiten],” katanya kepada Bisnis pada Rabu (29/12/2021).

Jimmy menambahkan pengunduran diri terjadi setelah belum lama ini BUKA menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa. Adapun rapat dihelat terkait rencana perubahan penggunaan dana penawaran umum.

Bukalapak (BUKA) Tunjuk Mantan Bos Freelancer.com Jadi Plt Direktur Utama

Willix Halim sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Bukalapak selama masa transisi selepas pengunduran diri Rachmat Kaimuddin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper