Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Ibu, Sri Mulyani Ajak Perempuan Aktif Investasi Di Pasar Modal

Sri Mulyani mengatakan pemerintah gencar melakukan literasi serta edukasi keuangan untuk menggenjot peran perempuan, terutama dalam hal berinvestasi ke dalam pasar modal.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 22 Desember 2021  |  13:50 WIB
Layar menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan pemaparan dalam Bisnis Indonesia  Business Challenges 2022 di Jakarta, Rabu (15/12/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Layar menampilkan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan pemaparan dalam Bisnis Indonesia Business Challenges 2022 di Jakarta, Rabu (15/12/2021). Bisnis - Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani mengajak ibu-ibu dan seluruh perempuan aktif berinvestasi di pasar modal.

Sri Mulyani mengatakan pemerintah gencar melakukan literasi serta edukasi keuangan untuk menggenjot peran perempuan, terutama dalam hal berinvestasi ke dalam pasar modal.

"Dalam hal ini, berdasarkan data KSEI, menyatakan aset investor perempuan adalah 38 persen dari total aset individu. Nilainya pun mencapai Rl234 triliun telah naik dari posisi awal tahun sebesar Rp181 triliun," katanya Rabu (22/12/2021).

Sri Mulyani menambahkan dari sisi penjualan Surat Berharga Negara peran perempuan sangat dominan. Hal tersebut, lanjutnya, menunjukkan jika literasi serta keterampilan mengolah keuangan telah meningkat.

Dia berharap jumlah tersebut akan terus bertumbuh dan dikelola secara produktif. Adapun hasil dari investasi tersebut diharapkan bisa dipakai untuk hal yang bermanfaat.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida menambahkan jika pasar modal bisa dipakai oleh perempuan untuk mandiri secara finansial.

"Salah satu sektor keuangan yang bisa digunakan perempuan untuk investasi dan kemandirian finansial adalah melalui pasar modal," ungkapnya.

Melalui data ksei per November 2021, investor perempuan baru mencapai 38,8 persen bila dibandingkan dengan investor laki-laki 61,1 persen. Menurutnya masih ada kesempatan perempuan untuk berperan dalam berinvestasi.

Dengan begitu peluang ekonomi dapat dimanfaatkan optimal. OJK, lanjutnya, menyediakan respon proaktif untuk merangkul pemberdayaan perempuan di sektor jasa keuangan.

Sebagai informasi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan webinar Capital Market Women Empowerment Forum yang mengangkat tema “Advancing Gender Equality for Sustainable Finance in Indonesia Capital Market” sebagai langkah kongkrit dalam mendorong dan meningkatkan pemberdayaan perempuan di industri keuangan, khususnya pasar modal Indonesia.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan insights kepada seluruh stakeholders BEI untuk terus meningkatkan partisipasi aktif perempuan dan memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan untuk mengambil peran-peran strategis di perusahaan serta pembangunan ekonomi, khususnya di industri pasar modal.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar modal sri mulyani hari ibu
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top