Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Merdeka Copper Gold (MDKA) Akan Rights Issue, Incar Rp3,41 Triliun

Emiten bersandi MDKA ini akan menawarkan sebanyak-banyaknya 1.206.000.000 saham baru dalam rights issue ini.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 22 Desember 2021  |  12:56 WIB
Kondisi hutan Tumpang Pitu Banyuwangi yang menjadi area konsensi tambang emas oleh PT Bumi Suksesindo yang merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). JIBI - Bisnis/Peni Widarti
Kondisi hutan Tumpang Pitu Banyuwangi yang menjadi area konsensi tambang emas oleh PT Bumi Suksesindo yang merupakan anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). JIBI - Bisnis/Peni Widarti

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tambang mineral PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) berencana melakukan penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue sebanyak 1,20 miliar saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan di Bursa Efek Indonesia, emiten bersandi MDKA ini akan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 1.206.000.000 saham.

Saham yang ditawarkan akan dihargai Rp2.830 per saham sebagai saham baru. Artinya, dana yang dapat dihimpun dari rights issue ini senilai Rp3,41 triliun.

Adapun, jadwal pemesanan efek terlebih dahulu sudah dapat dilakukan sejak 21 Desember 2021 melalui website perseroan. Selanjutnya, recording date pada 4 Januari dan pemegang saham berhak hadir dalam RUPSLB.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 8 ayat (3) POJK HMETD, jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sehubungan dengan PUT II sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 (dua belas) bulan.

“Perseroan berencana untuk melaksanakan penambahan modal dalam periode 12 bulan tersebut. Pelaksanaan PUT II akan tergantung dan tunduk pada serta akan dilakukan jika telah diperolehnya persetujuan dari RUPSLB Perseroan dan pernyataan efektif dari OJK atas pernyataan pendaftaran untuk PUT II yang disampaikan oleh Perseroan dengan mengacu kepada peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia,” tulis manajemen MDKA dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (22/12/2021).

Adapun, perseroan berencana untuk menggunakan seluruh dana bersih yang diperoleh dari PUT II ini [setelah dikurangi biaya dan ongkos penerbitan saham] antara lain untuk kebutuhan likuiditas umum, belanja modal, dan modal kerja.

Selanjutnya, informasi final terkait penggunaan dana akan diungkapkan lebih lanjut dalam prospektus yang diterbitkan dalam rangka PUT II yang akan disediakan kepada pemegang saham yang berhak.

Di lantai bursa, usai pengumuman HEMTD ini saham MDKA naik 210 poin atau 2,92 persen ke Rp3.880. Emiten dengan kapitalisasi pasar senilai Rp88,87 triliun ini mencatatkan pembelian bersih oleh asing senilai Rp46,13 miliar.

Dalam setahun, saham MDKA sudah naik 100 persen, dan selama 2021 berjalan, harga sahamnya naik 59,67 persen. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

merdeka copper rights issue
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top