Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Senin 6 Desember 2021

Rupiah berisiko kembali melemah ke Rp14.550, dengan level support Rp14.350.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 06 Desember 2021  |  15:10 WIB
Karyawati salah satu bank memperlihatkan uang rupiah dan dolar di Jakarta, Kamis (29/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati salah satu bank memperlihatkan uang rupiah dan dolar di Jakarta, Kamis (29/4/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Mata uang rupiah diprediksi cenderung melemah pada perdagangan Senin (6/12/2021), melanjutkan penurunan 4 sesi beruntun pada pekan lalu. Bahkan, rupiah bisa terperosok ke level Rp14.500-an.

Rupiah ditutup melemah 22 poin atau 0,15 persen ke level Rp14.419 di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Jumat (3/12/2021). Dengan penutupan ini, rupiah tercatat telah ditutup melemah selama 4 hari berturut-turut.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra menjelaskan isu percepatan tapering oleh bank sentral AS, The Federal Reserve, akan memicu kenaikan suku bunga acuan AS yang lebih cepat, menjadi sentimen utama pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Isu lainnya yang juga menurutnya mendorong pelemahan rupiah adalah kekhawatiran pasar terhadap penyebaran varian baru Covid-19 Omicron yang bisa memicu gelombang pandemi baru.

"Dari dalam negeri, kisruh UU Cipta Kerja kemungkinan memberikan sentimen negatif ke rupiah," ucapnya saat dihubungi Jumat (3/12/2021).

Selain itu, kata dia, pasar memantau acara rilis data tenaga kerja AS versi pemerintah. Apabila data menunjukkan hasil yang lebih bagus dari prediksi, maka menurut Ariston, dolar AS bisa kembali menguat dan rupiah bisa tertekan.

Data Average Hourly Earnings periode November 2021 sebesar 0,3 persen lebih rendah dari ekspektasi 0,4 persen. Data Non-Farm Employment Change 210.000, lebih rendah dari ekspektasi 553.000. Adapun, Unemployment Rate 4,2 persen lebih rendah dari ekspektasi 4,5 persen.

Ariston menyampaikan rupiah berpotensi kembali melemah ke Rp14.550, dengan level support Rp14.350.

"Potensi pelemahan rupiah ke Rp14.550 masih terbuka. Sementara support di kisaran Rp14.350 pekan ini," kata Ariston, 

Simak pergerakan rupiah terhadap dolar AS pada hari ini secara live.

15:10 WIB

Rupiah ditutup turun ke Rp14.442

Pukul 15.00 WIB, rupiah koreksi 22,5 poin atau 0,16 persen menjadi Rp14.442 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,27 persen menuju 96,374.

13:53 WIB

Dolar AS makin ngegas

Pukul 13.46 WIB, rupiah turun 23 poin atau 0,16 persen menjadi Rp14.442,5 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,22 persen ke level 96,328.

11:56 WIB

Rupiah turun 13 poin

Pukul 11.52 WIB, rupiah turun 13 poin atau 0,09 persen menjadi Rp14.432,5 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,16 persen menuju 96,273.

11:05 WIB

Rupiah masih turun 17 poin

Pukul 11.02 WIB, rupiah turun 17 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.436,5 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,17 persen ke level 96,278.

10:04 WIB

Rupiah koreksi ke Rp14.437

Pukul 09.55 WIB, rupiah turun 17,5 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.437 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,16 persen ke level Rp96,266.

09:03 WIB

Rupiah dibuka turun 11 poin

Pukul 09.01 WIB, rupiah dibuka koreksi 11 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.430,5 per dolar AS.

Indeks dolar AS naik 0,15 persen ke level 96,262.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gonjang Ganjing Rupiah dolar as Rupiah
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top