Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BEI Tutup Kode Broker, Investor Harus Bagaimana?

Investor dapat mengandalkan analisa tekninal sehingga investor dapat memanfaatkan momentum dan melihat volume bid dan offer.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 29 November 2021  |  15:34 WIB
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa Efek Indonesia akan menutup kode broker pada 6 Desember 2021 mendatang. Bagi investor yang masih menggunakan strategi kode broker dalam berinvestasi, ada strategi lain yang bisa digunakan untuk beradaptasi.

Kepada Unit Analisis Bisnis BEI Rony Suniyanto mengatakan ketentuan ini dapat menyebabkan perubahan perilaku investor, terutama mereka yang menggunakan data kode broker dan tipe investor dalam strategi investasinya.

Namun dia berharap dampaknya tidak signifikan dan lebih mengarahkan investor untuk dapat melakukan analisis teknikal dan fundamental dalam melakukan investasi.

"Jadi lebih mengarahkan investor kembali ke filosofi menggunakan analisis teknikal dan analisis fundamental khususnya dalam mengambil keputusan investasi," paparnya seperti dikutip dalam Youtube Mirae Asset Sekuritas, Senin (29/11/2021).

Head of Compliance Mirae Asset Sekuritas Hafidzan Adzani membagikan cara lain yang bisa investor lakukan tanpa mengandalkan kode broker.

Hafidzan menjelaskan investor dapat mengandalkan analisa tekninal sehingga investor dapat memanfaatkan momentum dan melihat volume bid dan offer.

"Tetap mengandalkan analisa teknikal dengan memanfaatkan momentum, baik dari sisi menit, jam atau harian dan melihat volume bid serta offer," imbuhnya.

Adapun dengan berlakunya penutupan kode broker ini, investor tidak lagi dapat melihat anggota bursa (AB) yang mentransaksikan saham tertentu selama perdagangan berlangsung.

Investor juga tidak dapat melihat tipe investor dalam perdagangan real-time yang ditampilkan dengan kode F untuk investor asing atau D bagi investor domestik.

Penutupan informasi kode broker secara real time di running trade akan dilakukan pada 6 Desember 2021. Setelah itu akan ada penutupan tipe investor secara real time di running trade pada 6 Juni 2022.

Meski begitu, Rony menegaskan investor masih dapat melihat data-data tersebut pada akhir perdagangan harian atau end of day (EOD) melalui laman resmi BEI. Investor dapat melihat data tersebut pada Broker Summary dan Investor Type Summary, Daily Trading Information, dan Publikasi Statistik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bursa efek indonesia broker
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top