Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

IHSG Siap Pecah Rekor Baru, Rekomendasi Saham WIKA, BBTN, INDY

Artha Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan support 6.690 dan 6.658 serta resistance 6.754 dan 6.786 besok.
Ika Fatma Ramadhansari
Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 22 November 2021  |  21:32 WIB
IHSG Siap Pecah Rekor Baru, Rekomendasi Saham WIKA, BBTN, INDY
Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Artha Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan untuk perdagangan besok, Selasa (23/11/2021) dalam menyambut window dressing.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG menutup perdagangan di teritori positif dengan naik tipis 0,05 persen atau 3,12 poin dan menyentuh level tertingginya dengan parkir di level 6.723,38 pada akhir perdagangan Senin (22/11/2021).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengungkapkan pergerakan IHSG ditutup menguat terbatas setelah sempat berfluktuasi sepanjang hari. Namun, IHSG masih mencapai rekor tertinggi.

Menurutnya, pergerakan didominasi oleh saham MTEL yang baru listing dengan jumlah volume transaksi yang cukup tinggi di hari pertama IPO. Selain itu, kinerja emiten per kuartal III/2021 juga masih mendorong pergerakan.

Adapun pada perdagangan esok hari, Dennies memprediksi IHSG lanjutkan penguatan. Dia menjelaskan secara teknikal IHSG berhasil ditutup di rekor tertinggi dengan volume yang cukup tinggi didorong oleh optimisme menyambut window dressing.

“Saat ini investor cenderung mengabaikan kekhawatiran akan inflasi dan tapering dari Amerika Serikat. Namun investor akan terus mencermati perkembangan dan rilis data ekonomi,” tulis Dennies dalam riset hariannya dikutip Senin (22/11/2021).

Untuk perdagangan besok, Selasa (23/11/2021), Artha Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan support 6.690 dan 6.658 serta resistance 6.754 dan 6.786.

Berikut sejumlah saham yang dapat dicermati untuk awal minggu ketiga November:

WIKA PT Wijaya Karya Tbk. (Target Price: 1.340 – 1.370)
Entry Level: 1.250 – 1.280
Stop Loss: 1.235
Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan didukung kenaikan volume. Uji resistance terdekat.

BBTN PT Bank Tabungan Negara Tbk. (Target Price: 1.950 – 2.000)
Entry Level: 1.850 – 1.880
Stop Loss: 1.825
Candlestick membentuk long white body, breakout resistance dengan volume tinggi, berpotensi melanjutkan penguatan. Target Price/Entry Level/Stop Loss upgraded.

INDY PT Indika Energy Tbk. (Target Price: 1.800 – 1.840)
Entry Level: 1.690 – 1.725
Stop Loss: 1.670
Breakdown support. Sell/Cut Loss.


Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI rekomendasi saham
Editor : Hafiyyan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top