Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Batalkan Rencana Lelang Sejumlah SBN di Pasar Perdana Domestik

DJPPR Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa bahwa masih terdapat enam jadwal sisa lelang penerbitan SUN dan SBN 2021 yang belum terlaksana.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 04 November 2021  |  20:30 WIB
Pemerintah Batalkan Rencana Lelang Sejumlah SBN di Pasar Perdana Domestik
Pialang memperhatikan Yield SUN Indonesia - Antara/Prasetyo Utomo
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah membatalkan rencana sisa lelang surat utang negara (SUN) dan surat berharga syariah negara atau sukuk negara yang tercantum dalam kalender penerbitan surat berharga negara (SBN) 2021.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menjelaskan bahwa bahwa masih terdapat enam jadwal sisa lelang penerbitan SUN dan SBN 2021 yang belum terlaksana. Keenam lelang itu mulanya akan dilakukan di pasar perdana domestik.

Keenam rencana tersebut yakni lelang penerbitan SUN pada 9 November, 23 November, dan 7 Desember 2021, serta lelang penerbitan sukuk negara atau SBSN pada 16 November, 30 November, dan 14 Desember 2021.

"Dengan ini pemerintah menginformasikan bahwa lelang pada enam tanggal tersebut di atas ditiadakan," tertulis dalam keterangan resmi DJPPR, Kamis (4/11/2021).

Kementerian Keuangan menyatakan putusan pembatalan rencana penerbitan SBN di pasar perdana tersebut karena target pembiayaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2021 yang bersumber dari lelang penerbitan SBN sudah terpenuhi. Hal tersebut mempertimbangkan outlook penerimaan dan belanja negara hingga akhir 2021.

Adapun, pemerintah menyatakan terdapat kemungkinan untuk melakukan penerbitan SBN pada kuatal IV/2021 dalam rangka memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2022 (prefunding).

"Terkait dengan kemungkinan prefunding tersebut, pemerintah akan terus memantau kondisi makro ekonomi dan pasar keuangan kuartal IV/2021 serta kebutuhan kas pada awal 2022. Pemerintah akan menyampaikan informasi lebih lanjut kepada publik dalam hal akan melakukan prefunding melalui lelang SBN di pasar domestik," tertulis dalam keterangan resmi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkeu surat berharga surat utang negara lelang sun
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top