Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal III/2021, Laba Triputra Agro Persada Naik 3 Kali Lipat

Produksi TBS inti Triputra Agro sampai dengan kuartal III tahun ini /2021 meningkat sebesar 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 30 Oktober 2021  |  21:34 WIB
Pekerja memindahkan tandan buah segar sawit. - Sanjit Das/Bloomberg
Pekerja memindahkan tandan buah segar sawit. - Sanjit Das/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) mencatatkan kenaikan laba bersih 3 kali lipat dari Rp244 miliar menjadi Rp736 miliar per kuartal III/2021.

Kenaikan ini disebabkan oleh produktivitas dan harga jual yang tinggi, efisiensi biaya dan penurunan biaya keuangan.

Sementara itu, beban pokok penjualan juga tumbuh 20,7 persen, dari sebelumnya sebesar Rp2,82 triliun menjadi Rp3,4 triliun miliar. Hal ini disebabkan adanya peningkatan nilai pembelian tandan buah segar (TBS)/fresh fruit bunch (FFB) dari pihak luar, sementara biaya produksi FFB Inti lebih efisien dibandingkan tahun lalu.

Presiden Direktur Perseroan Tjandra Karya Hermanto mengatakan, secara gross profit, perseroan naik sebesar 41 persen dari Rp741 miliar menjadi Rp1,04 triliun. Sama halnya dengan peningkatan laba bersih sebelum pajak meningkat sebanyak 259,6 persen, dari Rp236 miliar menjadi Rp849 miliar.

“[Ini] dikarenakan adanya kenaikan produksi dan pengiriman, kenaikan harga jual, efisiensi biaya produksi, dan penurunan beban keuangan,” kata Tjandra dalam keterangan tertulis, Jumat (29/10/2021).

Tjandra melanjutkan, produksi TBS Inti sampai dengan kuartal III tahun ini meningkat sebesar 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini dikarenakan usia tanaman perseroan yang berada pada usia produktif dengan rata-rata umur di 11 tahun. 

Hingga September 2021, produksi crude palm oil (CPO) perseroan sebesar 655 ribu ton atau naik sebanyak 12,5 persen dari periode tahun sebelumnya.

Selanjutnya, produksi palm kernel (PK) mencapai 132 ribu ton, atau tumbuh 9,3 persen karena peningkatan TBS Inti dan pembelian dari eksternal.

Menurut Tjandra, tahun 2021 masih merupakan tahun yang sangat menantang. Pasalnya, saat ini dunia masih menghadapi tantangan Covid-19.

Melihat hal itu, Tjandra mengatakan bahwa dalam kegiatan operasional, baik di kantor pusat maupun di seluruh site, perseroan selalu menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Karena keselamatan seluruh karyawan kami merupakan hal yang paling penting. Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada seluruh karyawan, maka perseroan telah memberikan vaksinasi kepada karyawan yang berada di kantor pusat dan di seluruh anak perusahaan, baik di Jambi, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur,” pungkasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cpo laba bersih triputra
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top