IHSG Dibuka Hijau, Saham IATA Terbang Kena ARA, BBRI Dikoleksi Asing

Sebanyak 215 saham hijau, 55 saham merah dan 245 saham stagnan. Kapitalisasi pasar bursa tercatat di posisi Rp8.205,07 triliun.
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melejit 0,47 persen atau 31,11 poin ke 6.664,45 pada awal sesi perdagangan, Senin (18/10/2021).

Sebanyak 215 saham hijau, 55 saham merah dan 245 saham stagnan. Kapitalisasi pasar bursa tercatat di posisi Rp8.205,07 triliun.

Sementara itu investor asing membukukan aksi beli bersih di seluruh pasar senilai Rp84,63 miliar. Saham BBRI paling banyak diborong asing dengan nilai Rp42,1 miliar, disusul saham BMRI dibeli asing Rp13,8 miliar, dan saham MDKA dikoleksi asing Rp6,5 miliar.

Saham PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk. (IATA) langsung terbang 34 persen pada pagi ini. Saham lain yang mengisi jajaran top gainers adalah PT MNC Investama Tbk. (BHIT) dan PT Triniti Dinamika. (TRUE) yang masing-masing naik 7,25 persen dan 5,2 persen.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper menyampaikan pergerakan IHSG pada awal pekan ini akan dipengaruhi oleh beberapa data ekonomi di China seperti GDP dan penjualan ritel.

Dennies memperkirakan pergerakan indeks pada Senin ini akan menguat. Menurutnya secara teknikal tren bullish masih cukup kuat.

“IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal tren bullish masih cukup kuat, candlestick membentuk higher high dan higher low menguji resistance all time high,” tulis Dennies dalam riset hariannya, dikutip Senin (18/10/2021).

Namun Dennies mengungkapkan bahwa rentang penguatan mulai terbatas dan memiliki potensi koreksi. Pada perdagangan hari ini, Artha Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak dengan support 6.573 dan 6.520 serta resistance 6.658 dan 6.690.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menjelaskan, di tengah upaya menuju posisi tertinggi sepanjang masanya, perlu diingat IHSG sudah mengalami kenaikan dalam beberapa waktu sebelumnya, maka potensi koreksi wajar cenderung tinggi.

“Hal ini dikarenakan harga komoditas terutama batu bara yang memiliki kecenderungan terkoreksi serta capital inflow yang belum terlihat melaju secara signifikan masuk kembali ke dalam pasar modal,” jelas dia dalam risetnya, dikutip Senin (18/10/2021).

Dia memprediksi IHSG berpotensi menguat terbatas pada hari ini dengan kisaran 6.472-6.691. Sementara saham-saham yang menjadi rekomendasi diantaranya JSMR, ITMG, BBCA, ASII, CTRA, AALI, MYOR dan, TBIG.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper