Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Live

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Senin 18 Oktober 2021

Hari ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat terbatas dan diperdagangkan pada 6.552-6.690.
Farid Firdaus
Farid Firdaus - Bisnis.com 18 Oktober 2021  |  15:04 WIB
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Pengunjung menggunakan ponsel di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham di BEI, Jakarta, Selasa (11/6/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan bertahan di zona positif pada perdagangan hari ini. Namun, investor juga perlu berhati-hati terhadap potensi koreksi IHSG.

IHSG tercatat menutup akhir pekan, Jumat (15/10/2021) dengan kenaikan 0,11 persen atau 7,22 poin ke 6.633,33. Investor asing mencatatkan beli bersih di seluruh pasar senilai Rp1,50 triliun.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menjelaskan, berdasarkan analisa teknikal, pihaknya melihat saat ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat terbatas dan diperdagangkan pada 6.552-6.690.

“Namun ada potensi koreksi yang kian semakin besar, hati-hati terhadap hal tersebut,” jelas dia dalam risetnya, Senin (18/10/2021).

Hari ini, Nico merekomendasikan investor untuk mencermati saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG) dengan support dan resistensi masing-masing 2.800-3.010. Kemudian saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) pada 2.010 dan 2.250, serta saham PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI) pada 410-498.

Data ekonomi RI yang telah dirilis pada pekan lalu menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik melaporkan neraca perdagangan Indonesia untuk September surplus US$4,37 miliar. Realisasi tersebut lebih tinggi dari konsensus yang memproyeksikan adanya surplus sebesar US$3,84 miliar. Namun, masih lebih tinggi dari US$2,44 miliar pada September 2020.

Secara total, akumulasi surplus neraca dagang Indonesia mencapai US$25,07 miliar pada Januari-September 2021. Surplus neraca perdagangan terjadi karena nilai ekspor mencapai US$20,6 miliar pada September 2021.

Sementara itu di luar negeri, kata Nico, pelaku pasar global terus mencermati perkembangan potensi gagal bayar Evergrande Group. Gubernur Bank Sentrak China (PBOC) Yi Gang mengatakan pihak berwenang sejauh ini dapat menahan risiko yang ditimbulkan pada ekonomi dan sistem keuangan dari perjuangan Evergrade Group yang melewatkan pembayaran kupon obligasi.

Secara keseluruhan, Yi juga berkewajiban untuk menenangkan pelaku pasar dan investor. Yi mengatakan China memiliki kekuatan untuk menahan tingkat risiko gagal bayar Evergrande.

“Kekhawatiran yang ada saat ini terus berkembang dan berpotensi menghadirkan developer properti China lain untuk mengalami luka yang sama,” jelas Nico.

Setidaknya ada 2 perusahaan properti China yang diperkirakan sedikit lagi berpotensi mengalami gagal bayar. Kedua perusahaan tersebut adalah Fantasia Holding Groups Co dan Sinic Holdings Group Co.

Secara terpisah, PT Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG secara teknikal membentuk wave korektif dengan support terdekat di level 6.540. Tetapi, candle spinning top juga muncul setelah IHSG menguji resisten di level 6.692 bisa menjadi suatu indikasi awal dari wave [iv] dari A.

“Level support IHSG berada di 6.540, 6.453 and 6.383, sementara level resistennya di 6.692, 6.799 dan 6.890. Dari indikator MACD menandakan tren naik yang kuat,” tulis tim riset Binaartha.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

15:01 WIB

IHSG berakhir naik 0,38 persen

IHSG menutup perdagangan hari ini dengan kenaikan 0,38 persen atau 25,43 poin ke level 6.658,76. 

Sebanyak 324 saham hijau, 186 saham merah dan 159 saham tak bergerak alias stagnan. 

13:35 WIB

IHSG naik 0,52 persen

Hingga 13.35 WIB, IHSG menguat 0,52 persen atau 34,19 poin menjadi ke 6.667,52. 

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.620,84-6.676,42. 

11:31 WIB

IHSG sesi I naik ke 6.666,83

IHSG sesi I berakhir menguat 0,50 persen atau 33,49 poin ke level 6.666,83.

Sebanyak 330 saham hijau, 179 saham merah, dan 154 saham terpantau stagnan.  

10:35 WIB

IHSG melejit 0,45 persen

Hingga 10.34 WIB, IHSG menguat 0,45 persen atau 29,75 poin ke 6.663,09. 

Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang 6.620,84-6.669,91.

08:56 WIB

Preopening, IHSG di zona hijau

Saat sesi prapembukaan, IHSG naik 0,24 persen atau 15,94 poin ke 6.649,28. 

Sebanyak 27 saham hijau, 4 saham merah, dan 14 saham terpantau stagnan. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham prediksi ihsg
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top