Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Energi Mega (ENRG) Kantongi Pinjaman US$55 Juta dari Deutsche Bank

Fasilitas pinjaman digunakan ENRG untuk membiayai kembali pinjaman yang jatuh tempo dan untuk mendanai pertumbuhan produksi dari aset gas Bentu di Riau, Sumatra. 
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 30 September 2021  |  20:32 WIB
Energi Mega (ENRG) Kantongi Pinjaman US$55 Juta dari Deutsche Bank
Salah satu lokasi aktivitas bisnis PT Energi Mega Persada Tbk - Energi/mp.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) atau EMP meraih fasilitas pinjaman senilai US$55 juta dari Deutsche Bank AG cabang Singapura untuk mendanai produksi aset gas Bentu.

Pinjaman tersebut memiliki tingkat bunga LOBOR 1 bulan + 6 persen per tahun dan akan jatuh tempo pada 30 Juli 2025.

Direktur dan CFO Energi Mega Persada Edoardus Ardianto mengatakan fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai kembali pinjaman yang jatuh tempo dan untuk mendanai pertumbuhan produksi dari aset gas Bentu di Riau, Sumatra. 

"Dalam beberapa tahun terakhir, Blok Bentu telah menunjukkan peningkatan produksi yang cukup baik. Rata-rata produksi harian gas Bentu tercatat sebesar 61 juta kaki kubik gas per hari pada 2019, 75 juta kaki kubik gas per hari pada 2020, dan 80 juta kaki kubik gas pada semester I/2021," jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (30/9/2021).

CEO Energi Mega Persada Syailendra Bakrie menambahkan, perseroan tetap berkomitmen mengembangkan bisnis melalui akuisisi aset baru dan melalui pertumbuhan produksi dari portofolio yang ada.

Pada paruh pertama tahun ini, ENRG membukukan penurunan laba bersih sebanyak 53 persen ke US$12,85 juta dari sebelumnya untung US$ 27,34 juta.

Namun, penjualan bersih tercatat naik sebanyak 11,68 persen menjadi US$166,31 juta dibanding raihan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$148,92 juta.

Pada hari ini, saham ENRG tercatat turun tipis 1 poin atau 0,78 persen ke 128. Sepanjang hari sahamnya bergerak di kisaran 128 - 132. Meski turun, saham ENRG membukukan net buy oleh investor asing senilai Rp727,67 juta.

Secara year on year (yoy) harga sahamnya tumbuh signifikan 116,95 persen. Namun, secara year to date (ytd) sahamnya melorot 0,78 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas energi mega persada Grup Bakrie pinjaman
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top