Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Cemerlang, Itama Ranoraya (IRRA) Sabet Penghargaan Bisnis Indonesia Award 2021

Direktur Keuangan Itama Ranoraya Pratoto S Raharjo mengatakan penghargaan ini dapat menjadi tantangan bagi manajemen Itama untuk dapat berkembang lebih baik lagi kedepannya.
Yuliana Hema
Yuliana Hema - Bisnis.com 15 September 2021  |  17:07 WIB
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Itama Ranoraya Tbk. saat seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (15/10/2019). - Bisnis - Azizah Nur Alfi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Itama Ranoraya Tbk meraih penghargaan Bisnis Indonesia Award 2021 kategori emiten terbaik Sektor jasa dan peralatan kesehatan.

Emiten berkode IRRA ini mampu mengalahkan emiten lainnya yang bergerak di sektor yang sama seperti PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA), PT Royal Prima Tbk (PRIM), dan PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).

Direktur Keuangan Itama Ranoraya Pratoto S Raharjo mengatakan penghargaan ini dapat menjadi tantangan bagi manajemen Itama untuk dapat berkembang lebih baik lagi kedepannya.

"Kita harap ke depan semakin bagus karena produk-produk yang dibawa Itama ini bukan hanya untuk pandemi tetapi dari sejak 2003," jelasnya dalam acara Bisnis Indonesia Award 2021, Rabu (15/9/2021).

Sebelumnya, Itama Ranoraya telah mendapatkan kontrak pembelian 50 juta jarum suntik auto disable syringe (ADS) dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), untuk program vaksinasi pemerintah. Produk ini diperuntukkan vaksin Pfizer/BioNTech.

Pratoto menjelaskan melalui sister company IRRA, PT Oneject Indonesia membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi dalam penyediaan jarum suntik. 

Selain itu, dia menjelaskan produk jarum suntik ini telah memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi dan WHO certificate.

"Kemarin kita mengekspor [jarum suntik] ke UNICEF sampai 120 juta dan ke Ukraina," imbuhnya.

Dari sisi kinerja keuangan, IRRA membukukan pendapatan sebesar Rp565,2 miliar pada semester I/2021 atau meningkat 611,6 persen year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Perolehan laba bersih juga mengalami kenaikan signifikan mencapai 1.271 persen (YoY) menjadi Rp50,8 miliar dari dari Rp3,7 miliar pada semester I/2020.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bisnis Indonesia Award Itama Ranoraya
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top