Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Artha Sekuritas: IHSG Diproyeksi Rebound, Cek PTPP, PWON & WIKA

Investor dinilai akan mencermati data kasus Covid-19 terbaru yang mengalami penurunan dan menanti keputusan akan kelanjutan PPKM.
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (31/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (31/3/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Artha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) mampu rebound pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 0,84 persen menjadi 6.087 pada akhir perdagangan Senin (16/8/2021).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menjelaskan pelemahan yang cukup signifikan masih dibayangi oleh pelemahan saham PT Bukalapak.com (BUKA).

“Secara teknikal ditutup di atas support moving average 50 yang menjadi support cukup kuat mengindikasikan adanya potensi rebound dalam jangka waktu pendek,” tulis Dennies dalam riset harian, Rabu (18/8/2021). 

Adapun, investor disebut akan mencermati data kasus Covid-19 terbaru yang mengalami penurunan dan menanti keputusan akan kelanjutan PPKM.

Berikut sejumlah saham yang direkomendasikan untuk hari ini:

PTPP, PT PP (Persero) Tbk.

  • Target Price: 900 – 920
  • Entry Level: 850 – 870
  • Stop Loss: 840
  • Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support.

PWON, PT Pakuwon Jati Tbk.

  • Target Price: 490 – 500
  • Entry Level: 450 – 460
  • Stop Loss: 446
  • Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support.

WIKA, PT Wijaya Karya Tbk.

  • Target Price: 950 – 970
  • Entry Level: 900 – 920
  • Stop Loss:  885
  • Indikator stochastic bergerak membentuk goldencross di area oversold mengindikasikan potensi rebound jangka pendek.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper