Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Direktur Erajaya (ERAA) Djohan Sutanto Jual Seluruh Sahamnya

Direktur Erajaya Swasembada Djohan Sutanto menyampaikan dirinya melakukan penjualan saham ERAA sebanyak 225.000 saham atau setara 0,001 persen.
Hafiyyan & Ika Fatma Ramadhansari
Hafiyyan & Ika Fatma Ramadhansari - Bisnis.com 13 Juli 2021  |  14:54 WIB
Direktur Erajaya (ERAA) Djohan Sutanto Jual Seluruh Sahamnya
Gerai Erafone. - erajaya.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Satu direksi PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) melakukan penjualan seluruh saham perusahaan yang dimilikinya.

Direktur Erajaya Swasembada Djohan Sutanto menyampaikan dirinya melakukan penjualan saham ERAA sebanyak 225.000 saham atau setara 0,001 persen.

"Setelah transaksi penjualan tidak lagi memiliki saham ERAA," paparnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (13/7/2021).

Transaksi dilakukan pada 16 Juni 2021 dengan harga penjualan Rp680 per saham. Dengan demikian, total transaksi mencapai Rp153 juta.

Pada perdagangan Selasa (13/7/2021), saham ERAA koreksi 3,31 persen atau 20 poin menjadi Rp585. Total transaksi mencapai Rp52,29 miliar.

Kapitalisasi pasar ERAA sejumlah Rp9,33 triliun dengan valuasi PER 8,38 kali. Sepanjang 2021, saham ERAA masih naik 24 persen.

Di tengah pandemi Covid-19, kinerja ERAA cenderung tumbuh cemerlang bahkan pada tahun lalu. Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2020, ERAA mencatatkan laba bersih Rp680,05 miliar, naik 114,55 persen year on year (yoy) dari laba 2019 senilai Rp316,96 miliar.

Pendapatan ERAA juga tumbuh 3,55 persen menjadi Rp34,11 triliun di sepanjang 2020 dari sebelumnya Rp32,94 triliun pada 2019.

Meroketnya laba juga berlanjut pada kuartal I/2021. ERAA mencatatkan peningkatan laba 170,87 persen menjadi Rp278,19 miliar, naik dari Rp102,70 miliar pada kuartal I/2020. Kenaikan laba terjadi seiring dengan peningkatan penjualan neto sebesar 38,95 persen menjadi Rp10,84 triliun dari sebelumnya Rp7,80 triliun.

Di tengah kinerja keuangan yang impresif, manajemen ERAA mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp300 miliar untuk menambah gerai penjualan baru.

Wakil Direktur Utama Erajaya Swasembada Joy Wahjudi mengatakan, pada kuartal I/2021, pihaknya telah membuka 36 gerai penjualan baru. Pihaknya meyakini ekspansi gerai ERAA merupakan salah satu sumber utama penerimaan perusahaan.

“Kami targetkan sekitar 260 hingga 300 gerai baru untuk tahun ini,” jelasnya dalam paparan publik perusahaan secara daring, Selasa (25/5/2021).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham direksi erafone erajaya swasembada
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top