Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sentimen PPKM Darurat Diperkirakan Tekan IHSG Akhir Pekan

Kekhawatiran perlambatan pemulihan ekonomi karena pengetatan PPKM Darurat yang berlaku mulai 3—20 Juni 2021 di Jawa dan Bali turut membayangi IHSG.
Foto multiple exposure layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha
Foto multiple exposure layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Galeri Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (18/3/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakanakan bergerak melemah pada perdagangan esok hari, Jumat (2/7/2021).

Sebelumnya, pada perdagangan hari ini, Kamis (1/6/2021) indeks komposit berhasil mengakhiri lajunya di zona hijau setelah sempat tergelincir ke zona merah di awal perdagangan sesi II. IHSG ditutup positif 0,34 prsen di level 6005,95.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 215 saham menguat, 259 memerah, dan 163 lainnya menguning.

Adapun kapitalisasi pasar ada di level Rp7.155,10 triliun di akhir perdagangan. Sementara nilai perdagangan mencapai Rp10,76 triliun dengan aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell mencapai Rp226,91 miliar di seluruh pasar.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan IHSG bergerak mixed hari ini karena dipengaruhi data inflasi yang di bawah ekspektasi sebelumnya, yang mana BPS mengumumkan inflasi year to date per akhir Juni 2021 di level 0,7 persen.

Di sisi lain, tambah Hendriko, terjadi kekhawatiran perlambatan pemulihan ekonomi karena pengetatan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku mulai 3—20 Juni 2021 di Jawa dan Bali.

Dia memperkirakan indeks komposit masih akan bergerak sideways dalam jangka pendek, termasuk pada perdagangan esok hari.

“Selama belum tembus 6.100, IHSG masih berpotensi sideways. Sehingga IHSG masih cenderung bergerak mixed antara 5.800—6.100,” kata Hendriko kepada Bisnis, Kamis (1/7/2021)

Terpisah, Analis Artha Sekuritas Dennies Christopher memperkirakan IHSG bakal bergerak melemah pada sesi akhir pekan.

“Pergerakan masih akan dibayangi kekhawatiran dimana kasus harian Covid-19 di dalam negeri kembali naik signifikan. Pemerintah telah merencanakan pengetatan PPKM Mikro yang diyakini akan memperlambat pemulihan ekonomi,” tulis Dennies dalam risetnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper