Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Trafik Pengunjung Mal Pakuwon (PWON) Naik, Simak Proyeksi JP Morgan

Pakuwon Jati akan menurunkan diskon sewa sekitar 5 persen per bulan mulai Mei 2021 hingga kembali ke level normal pada kuartal IV/2021.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 07 Juni 2021  |  14:46 WIB
Mal Kota Kasablanka, salah satu pusat perbelanjaan yang dimiliki PT Pakuwon Jati Tbk. - pakuwonjati.com
Mal Kota Kasablanka, salah satu pusat perbelanjaan yang dimiliki PT Pakuwon Jati Tbk. - pakuwonjati.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk. diproyeksikan menjadi salah satu perusahaan yang diuntungkan ketika terjadi pemulihan ekonomi pascapandemi.

Pendapatan berulang yang berkontribusi lebih dari 50 persen terhadap top line perseroan dipastikan bangkit seiring dengan masyarakat dapat kembali beraktivitas di luar rumah.

Hal itu disampaikan Analis J.P. Morgan Sekuritas Indonesia Henry Wibowo dan Arnanto Januri dalam riset terbaru yang dipublikasikan lewat Bloomberg setelah bertemu dengan manajemen Pakuwon Jati.

Adapun, pengelola sejumlah pusat perbelanjaan termasuk Mal Kota Kasablanka ini berencana mengurangi diskon sewa di properti investasinya setelah mempertimbangkan trafik pengunjung mal yang mulai naik dalam beberapa bulan terakhir.

Emiten dengan kode saham PWON ini akan menurunkan diskon sewa sekitar 5 persen per bulan mulai Mei 2021 hingga kembali ke level normal pada kuartal IV/2021. Adapun, PWON masih mempertahankan diskon sewa di pusat perbelanjaan kelolaannya sebesar 40 persen sampai dengan April.

"PWON masih menawarkan diskon sewa rata-rata 40 persen di mal Jakarta dan Surabaya per April 2021, tapi akan menurunkan diskon itu sekitar 5 persen per bulan mulai Mei,” tulis Henry dan Arnanto, dikutip Senin (7/6/2021).

Selain itu, manajemen PWON juga masih membuka peluang untuk melakukan merger dan akuisisi (M&A) untuk menambah portofolio properti investasi.

Pada kuartal terakhir tahun lalu, Pakuwon Jati membeli Hartono Mall Yogyakarta, Hotel Marriott Yogyakarta, dan Hartono Solo Baru senilai total Rp1,35 triliun.

PWON pun akan menggelontorkan sekitar Rp100 miliar untuk renovasi Hartono Mall Yogyakarta dan Hartono Solo Baru tahun ini. Renovasi itu diharapkan dapat meningkatkan area yang dapat disewakan serta menambah ragam penyewa.

Selanjutnya, manajemen PWON berencana meningkatkan tingkat sewa di dua mal tersebut sekitar 20 persen hingga 30 persen pada 2022 dari level saat ini Rp100.000 per meter persegi.

Melihat potensi pemulihan recurring income dan tren positif penjualan properti tahun ini, J.P. Morgan Sekuritas mempertahankan rekomendasi overweight untuk saham PWON dengan target harga Rp660.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekomendasi saham jp morgan pwon
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top