Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menuju 5.900, IHSG Makin Kuat di Sesi I

Pada paruh perdagangan hari ini total transaksi yang tercatat sudah mencapai Rp7,76 triliun.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  12:16 WIB
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung memotret papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (14/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) melenggang di zona hijau sepanjang sesi I perdagangan hari ini, Senin (31/5/2021)

Setelah dibuka menguat di level 5869,21, indeks komposit terus bergerak dalam tren naik hingga akhirnya parkir di level 5895,78 pada penutupan sesi I, setelah menguat 47,17 poin atau 0,81 persen.

Seluruh sektor terpantau menguat kecuali sektor energi yang terkoreksi 0,67 persen. Sementara sektor infrastruktur memimpin dengan penguatan 2,69 persen, diikuti sektor transportasi sebesar 2,22 persen.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 281 saham menguat, 208 melemah, dan 143 lainnya stagnan.

Adapun, kapitalisasi pasar kembali naik dan menyentuh Rp7001,92 triliun di akhir sesi I. Sementara itu pada paruh perdagangan hari ini total transaksi yang tercatat sudah mencapai Rp7,76 triliun dengan aksi beli bersih asing mencapai Rp265,69 miliar di seluruh pasar.

Sebelumnya, Direktur MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan indeks komposit memang berpeluang berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan awal pekan ini.

Salah satunya, penguatan ditopang naiknya saham-saham berbasis komoditas menyusul berlanjutnya penguatan harga beberapa komoditas seperti emas (0,41 persen), batubara (0,47 persen), CPO (1,84 persen), nikel (0,89 persen), dan timah (2,27 persen)

“Faktor lain pendorong penguatan IHSG Senin ini berasal dari naiknya Indeks DJIA sebesar 0,19 persen,, terapresiasinya nilai tukar Rupiah serta turunnya yield obligasi AS serta Indonesia tenor 10 tahun,” kata Edwin seperti dikutip Bisnis dari riset hariannya, Senin (31/5/2021)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG Indeks BEI
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top