Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gandeng Tsingshan, MDKA Mulai Konstruksi Proyek AIM pada Kuartal II/2021

MDKA telah merampungkan studi kelayakan proyek AIM pada akhir April 2021, dan siap memulai konstruksi pada kuartal II/2021.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 26 Mei 2021  |  09:35 WIB
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Albert Saputro (kedua kiri) bersama Wakil Presiden Direktur MDKA Simon James Milroy (kiri), Direktur MDKA Titien Supeno (tengah), Direktur Independen MDKA Chrisanthus Supriyo (kedua kanan) dan Direktur MDKA Michael William Soeryadjaya (kanan) foto bersama usai pelaksanaan RUPST dan RUPSLB MDKA di Jakarta, Selasa (25 - 5).
Presiden Direktur PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Albert Saputro (kedua kiri) bersama Wakil Presiden Direktur MDKA Simon James Milroy (kiri), Direktur MDKA Titien Supeno (tengah), Direktur Independen MDKA Chrisanthus Supriyo (kedua kanan) dan Direktur MDKA Michael William Soeryadjaya (kanan) foto bersama usai pelaksanaan RUPST dan RUPSLB MDKA di Jakarta, Selasa (25 - 5).

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pertambangan mineral, PT Merdeka Copper Gold Tbk., siap memulai konstruksi proyek Acid, Iron, Metal atau proyek AIM pada kuartal II/2021.

Wakil Presiden Direktur Merdeka Copper Gold Simon James Milroy mengatakan perseroan telah merampungkan studi kelayakan proyek AIM pada akhir April 2021, dan siap memulai konstruksi pada kuartal II/2021.

“Kami bersyukur atas pencapaian Proyek AIM. Proyek AIM akan memulai konstruksi pada kuartal II/2021 dan ditargetkan untuk memulai produksi pada kuartal IV/2022,” ujar Milroy saat paparan publik, Selasa (25/5/2021).

Untuk diketahui, proyek AIM merupakan proyek kerja sama emiten berkode saham MDKA itu dengan Wealthy Source Holding Limited, perusahaan afiliasi Eternal Tsingshan Group Limited. Adapun, MDKA menggenggam 90 persen atas saham proyek itu, dan sisanya oleh Tsingshan.

Proyek yang akan dibangun di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Sulawesi Tengah itu nantinya akan memproses bijih pirit dari proyek tembaga Wetar milik MDKA untuk produksi acid, besi, uap, emas, perak, dan ekstraksi sisa tembaga.

Dengan investasi awal sebesar US$290 juta untuk pembangunan awal pabrik, Milroy yakin proyek itu akan berkontribusi lebih untuk kinerja perseroan ke depannya.

Proyek itu diestimasikan memberikan pendapatan tahunan sekitar US$170 juta selama lebih dari 20 tahun.

Proyek AIM ini akan menghasilkan nilai ekonomi yang menarik, memiliki nilai bersih sekarang (NPV) sebesar US$407 juta berdasarkan tingkat diskonto 8 persen dan tingkat pengembalian internal (IRR) sebesar 26 persen.

MDKA akan terus menjaga pertumbuhan bisnis dengan memaksimalkan potensi bisnis yang prudent di tengah kondisi bisnis yang penuh tantangan saat ini,” papar Milroy.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

smelter Kinerja Emiten saratoga investama sedaya merdeka copper
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top