Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Elon Musk Semakin Mantap ke Dogecoin, Bitcoin Anjlok di Bawah US$45.000

Bitcoin kini berjarak US$20.000 dari level tertinggi yang pernah dicapainya.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 17 Mei 2021  |  14:06 WIB
Elon Musk - istimewa
Elon Musk - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Harga aset kripto (cryptocurrency) Bitcoin terus merosot hingga sempat berada dibawah level US$45.000 menyusul indikasi CEO Tesla, Elon Musk, yang akan atau telah menjual kepemilikannya pada aset ini.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (17/5/2021), aset kripto tersebut sempat anjlok hingga ke level US$43.874 pada Minggu lalu sebelum kembali ke posisi US$45.200. Meski demikian, level tersebut berselisih US$20.000 dari rekor harga tertinggi aset kripto garapan Satoshi Nakamoto tersebut.

Beberapa hari belakangan, Musk yang juga pendiri Tesla aktif di media social Twitter membahas keputusannya menghentikan program pembayaran kendaraan Tesla dengan Bitcoin dengan alas an lingkungan.

Pada Minggu (16/5/2021) lalu, Musk terlihat menyetujui sebuah unggahan yang menyarankan Tesla sebaiknya mendivestasikan kepemilikan Bitcoinnya senilai US$1,5 miliar.

“Musk terlihat melawan semua kritik di Twitter selama akhir pekan kemarin dan menyebabkan fluktuasi harga Bitcoin yang cukup besar,” jelas Head of Research Pepperstone Group, Chris Weston dalam laporannya.

Pada Februari lalu, Musk melaporkan bahwa Tesla telah menginvestasikan dana sebesar US$1,5 miliar untuk membeli Bitcoin. Keputusan tersebut melambungkan harga Bitcoin dan semakin memperkuat legitimasi mata uang virtual untuk menjadi aset arus utama.

Namun, dalam beberapa minggu terakhir, komentar Musk di dunia maya terkait Bitcoin mengguncangkan keyakinan para investor aset ini. Dalam beberapa cuitannya, Musk tetap mendukung perkembangan mata uang digital.

Komentar Musk terkait penghentian pembayaran dengan Bitcoin telah memangkas harga Bitcoin sebesar US$10.000 pada Rabu pekan lalu. Pada pernyataan yang sama, Musk menambahkan pihak Tesla tidak akan menjual kepemilikan Bitcoin yang tersisa.

Beberapa hari sebelumnya, di acara "Saturday Night Live", dia bercanda bahwa Dogecoin - token yang sebelumnya dia promosikan - sebagai mata uang kripto yang keramaian karena harganya terlalu mahal.

Kemudian dia berbagi cuitan di Twitter bahwa dia tengah bekerja dengan pengembang Dogecoin untuk meningkatkan efisiensi transaksinya.

Harga Bitcoin yang telah menurun pada hari Minggu kemarin semakin anjlok setelah Musk membalas cuitan dari akun @CryptoWhale yang menyarankan Tesla menjual seluruh kepemilikan Bitcoinnya. Musk juga membalas salah satu akun yang mengkritik posisinya terhadap Bitcoin.

Tweet buruk seperti ini membuat saya ingin mendukung Dogecoin sepenuhnya,”kata Musk pada akun Twitternya.

Sejumlah pengamat telah memperingatkan bahwa koreksi aset kripto akan terjadi setelah lonjakan signifikan yang terjadi selama setahun terakhir. Dalam periode waktu tersebut, harga Bitcoin telah melesat lebih dari empat kali lipat.

Sementara itu, aset kripto terpopuler kedua di dunia, Ether, telah melonjak lebih dari 1500 persen dan Dogecoin meroket lebih dari 19.000 persen. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin elon musk cryptocurrency dogecoin
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top