Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Bisa Rebound Jelang Lebaran, Cek Rekomendasi Artha Sekuritas

Investor diperkirakan akan melakukan bargain hunting melihat pelemahan saat ini telah menyentuh level support dan berada di area jenuh jual.
Pengunjung beraktivitas didepan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/1/2021).Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas didepan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (27/1/2021).Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Artha Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) mampu rebound pada perdagangan awal pekan depan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 0,10 persen pada akhir perdagangan Jumat (7/5/2021).

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menjelaskan pergerakan IHSG pada perdagangan esok hari sudah masuk area jenuh jual dan minim sentimen data perekonomian.

Adapun, pelemahan IHSG pekan lalu dinilai karena investor melakukan aksi ambil untung atau profit taking menjelang lebaran.

“Investor diperkirakan akan melakukan bargain hunting melihat pelemahan saat ini telah menyentuh level support dan berada di area jenuh jual,” tulis Dennis dalam riset harian, dikutip Minggu (9/5/2021).

Artha Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak menguat pada Senin (10/5/2021) dengan support 5.966 dan 5.958 serta resistance 5.987 dan 6.000.

Berikut sejumlah saham yang dapat dicermati untuk besok: 

GJTL Gajah Tunggal Tbk (Target Price: 940 – 965)

Entry Level: 875 – 900

Stop Loss: 860

Mengalami koreksi namun masih bertahan di sekitar area support.

WIKA Wijaya Karya Tbk (Target Price: 1.525 – 1.550)

Entry Level: 1.480 – 1.500

Stop Loss: 1.450

Mengalami koreksi, breakdown support. Sell/Take Profit.

INCO Vale Indonesia Tbk (Target Price: 5.100 – 5.200)

Entry Level: 4.850 – 4.920

Stop Loss: 4.800

Kembali menguat setelah breakout resistance. Uji resistance berikutnya.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper