Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuartal I/2021, APEX Ubah Rugi Jadi Laba

APEX juga telah mengantongi sejumlah kontrak yang membuat perseroan optimistis tutup buku 2021 dengan mencetak laba.
Finna U. Ulfah
Finna U. Ulfah - Bisnis.com 25 April 2021  |  11:29 WIB
Apexindo Pratama Duta.  - apexindo.com
Apexindo Pratama Duta. - apexindo.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX) berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$1 juta pada kuartal I/2021.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, perolehan itu berbanding terbalik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang merugi hingga US$7,12 juta.

Perolehan laba itu didukung oleh beban keuangan yang berhasil menyusut menjadi US$879.049 pada kuartal I/2021 dibandingkan dengan kuartal I/2020, US$4,17 juta. Pos beban rugi selisih kurs juga menyusut menjadi US$79.492 dan beban langsung menjadi US$5,64 juta.

Selain itu, emiten berkode saham APEX itu berhasil mencatatkan pendapatan lain-lain sebesar US$114.388 dibandingkan dengan kuartal I/2020 yang mencatatkan beban US$2,68 juta.

Pos-pos itu berhasil menyeimbangi kinerja pendapatan APEX yang dibukukan melemah 43,92 persen menjadi US$10,24 juta pada kuartal I/2021 daripada US$18,26 juta pada kuartal I/2020.

Corporate Secretary Apexindo Pratama Duta Frieda Salvantina mengatakan bahwa perseroan mengantisipasi pertumbuhan kinerja pada tahun ini dibandingkan dengan pencapaian pada 2020.

“Dengan adanya kontrak-kontrak baru yang mulai dikerjakan pada 2021 ini, kami memperkirakan pendapatan akan lebih baik dibandingkan dengan 2020 yang akan menghasilkan laba positif bagi perseroan,” ujar Frieda kepada Bisnis, Jumat (23/4/2021).

APEX setidaknya mendapatkan 3 kontrak baru yang akan dimulai pengerjaannya pada tahun ini. Teranyar, perseroan mendapatkan amandemen kontrak untuk Rig Raniworo dengan Pertamina Hulu Energy Nunukan Company, Pertamina Hulu Energi Anggursi dan Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore senilai US$13,7 juta. Pelaksanaan kontrak dimulai pada minggu ketiga April 2021.

Kemudian, pada Februari 2021 perseroan mendapatkan kontrak untuk Rig Yani dari Pertamina Hulu Mahakam dengan durasi kontrak 1,5 tahun dan opsi perpanjangan 1 tahun ditambah 1 tahun. Total nilai kontrak tersebut mencapai US$68 juta. Pekerjaan kontrak itu akan dimulai pada April 2021.

Selain itu, APEX juga akan mulai mengerjakan Rig Maera dari Pertamina Hulu Mahakam pada kuartal II/2021 setelah mendapatkan kepastian kontrak pada 2020 dengan nilai kontrak mencapai US$18,7 juta.

Sejalan dengan itu, APEX menargetkan  seluruh rig offshore atau lepas pantai dapat terutilisasi secara penuh pada tahun ini.

“Kami harapkan target ini bisa terwujud dengan dukungan dari Pemerintah dalam memastikan realisasi dari program-program pengeboran yang dijadwalkan pada tahun ini,” papar Frieda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertambangan korporasi apexindo
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top