Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

AEON Mall Sentul City Terjual Rp1,9 Triliun, Siapa yang Beli?  

PT Sentul City Tbk. (BKSL) telah menjual tanah dan bangunan AEON Mall Sentul City seharga Rp1,9 triliun. Siapa pembelinya?
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 19 April 2021  |  13:22 WIB
AEON Mall Sentul City Terjual Rp1,9 Triliun, Siapa yang Beli?  
AEON Mall
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Sentul City Tbk. (BKSL) secara resmi menjual pusat perbelanjaan AEON Mall Sentul City seharga Rp1,9 triliun. 

"Perseroan telah menjual tanah dan bangunan AEON Mall Sentul City kepada PT AEON Mall Indonesia seharga Rp1,9 triliun," tulis Direktur Utama PT Sentul City Tbk. Iwan Budiharsana dalam keterbukaan informasi, Senin (19/4/2021). 

Direksi emiten berkode saham BKSL tersebut mengatakan aksi korporasi atas penjualan AEON Mall Sentul City kepada PT AEON Mall Indonesia telah dilaksanakan pada 15 April 2021. 

Dari hasil penjualan tersebut, BKSL akan memeroleh dana yang digunakan untuk membiayai operasional, memenuhi perjanjian, dan memperbaiki kas untuk kelangsungan usaha. 

Seperti diketahui, AEON Mall Sentul City rencananya sudah beroperasi sejak akhir Oktober 2020. PT AEON Mall Indonesia bahkan telah menandatangani perjanjian bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor. 

Ada dua bentuk kerja sama yang disepakati. Pertama, adalah komitmen untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Kedua, pemberian ruang komunikasi bagi Pemkab Bogor untuk melakukan sosialisasi kenormalan baru alias new normal kepada para pengunjung pusat perbelanjaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aeon mall sentul city
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top