Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nusantara Infrastructure (META) Klaim Struktur Keuangan Kuat, Siap Garap Proyek Infrastruktur

Presiden Direktur Nusantara Infrastructure Ramdani Basri mengatakan saat ini perbandingan utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) perseroan tercatat sebesar 0,6 kali atau jauh dari ambang batas 2,3 kali.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  17:40 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Air Lau Gunung, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Pembangkit ini dikelola oleh PT Inpola Meka Energi, anak usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk. - meta
Pembangkit Listrik Tenaga Air Lau Gunung, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara. Pembangkit ini dikelola oleh PT Inpola Meka Energi, anak usaha PT Nusantara Infrastructure Tbk. - meta

Bisnis.com, JAKARTA - PT Nusantara Infrastructure Tbk. mengaku siap untuk menjajaki proyek infrastruktur baru mengingat struktur keuangan perseroan yang kuat.

Presiden Direktur Nusantara Infrastructure Ramdani Basri mengatakan saat ini perbandingan utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) perseroan tercatat sebesar 0,6 kali atau jauh dari ambang batas 2,3 kali.

“Dari segi keuangan, kami salah satu pebisnis infrastruktur dengan capital structure yang cukup kuat saat ini. Kami tidak terbebani dengan utang dan masih banyak space untuk menambah loan,” jelas Ramdani kepada Bisnis, Selasa (30/3/2021).

Dengan posisi yang cukup baik untuk ekspansi ke depan, Ramdani mengimbuhkan, perseroan tengah membidik sejumlah proyek infrastruktur mulai dari pembangkit listrik maupun air minum.

Tak hanya itu, perseroan juga fokus untuk melakukan tender konstruksi jalan tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami. Adapun, proyek tol JORR Elevated Cikunir-Ulujami ini bakal memakan investasi yang besar dengan nilai proyek Rp21 triliun.

Emiten dengan kode saham META ini akan mengerjakan proyek tersebut lewat konsorsium Jakarta Metro Expressway bersama PT Acset Indonusa Tbk. (ACST) dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Di dalamnya, META memegang porsi kepemilikan terbesar.

“Untuk proyek strategis, kami kan mayoritas. [Pendanaan] sebagian kami bisa gunakan utang sebagian dari pemegang saham dan sisanya dari kas perusahaan,” imbuh Ramdani.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol Aksi Korporasi nusantara infrastructure proyek infrastruktur
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top