Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten Tekstil Trisula International (TRIS) Incar Peningkatan Penjualan pada 2021

Direktur Utama Trisula International Santoso Widjojo menjelaskan laporan kinerja kuartal I/2021 masih dalam tahap penyelesaian. Namun, diharapkan perseroan mendapatkan kinerja yang lebih baik seiring dengan mulai pulihnya pandemi Covid-19 pada 2021.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  19:35 WIB
Direktur Utama PT Trisula International Tbk (TRIS) Santoso Widjojo memberikan penjelasan usai RUPST di Jakarta, Senin (29/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Direktur Utama PT Trisula International Tbk (TRIS) Santoso Widjojo memberikan penjelasan usai RUPST di Jakarta, Senin (29/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten induk grup tekstil Trisula, PT Trisula International Tbk. (TRIS) menargetkan peningkatan kinerja penjualan hingga 8 persen pada 2021. Pesanan tekstil untuk ekspor akan terus digenjot.

Direktur Utama Trisula International Santoso Widjojo menjelaskan laporan kinerja kuartal I/2021 masih dalam tahap penyelesaian. Namun, diharapkan perseroan mendapatkan kinerja yang lebih baik seiring dengan mulai pulihnya pandemi Covid-19 pada 2021.

"Terkait target pada 2021, apabila kondisi perekonomian membaik, kami berharap proyeksi pertumbuhan pendapatan TRIS dapat meningkat sekitar 8 persen bergantung dari progres vaksinasi dan juga infrastruktur untuk kegiatan ekspor yang penuh tantangan di tengah kondisi pandemi yang telah berjalan setahun ini," paparnya kepada Bisnis, Selasa (30/3/2021).

Jika dilihat bahwa perekonomian secara perlahan sudah mulai pulih, emiten bersandi TRIS ini optimistis bisnis masih bisa berjalan dengan baik. Produk-produk TRIS lebih banyak untuk pasar ekspor dan belakangan ini mulai ada permintaan kembali dari pasar luar negeri.

"Saat ini pasar utama ekspor produk TRIS adalah ke Australia, Eropa, Inggris, Singapura, dan kami akan terus berusaha untuk menggali potensi di pasar ekspor dan dalam negeri sejalan dengan pemulihan ekonomi lokal dan global," paparnya.

Di sisi lain, strategi bisnis TRIS pada masa pemulihan ekonomi dengan terus meningkatkan fleksibilitas produksi dengan membuat produk berdasarkan kebutuhan pasar.

Santoso menerangkan perseroan juga terus berupaya melakukan efisiensi produksi dalam menjaga kinerja dan terus melihat peluang yang ada tanpa mengesampingkan kualitas produk.

Strategi ini dijalankan melalui keahlian TRIS yang dapat menerima pesanan secara customized sesuai dengan permintaan, sehingga TRIS masih banyak menerima pesanan melalui anak-anak usahanya.

"Misalnya, melalui anak usahanya PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) yang telah berinovasi dengan membuat Kain Sehat dengan feature antimicrobial, water repellent, dan breathable yang kemudian dibuat menjadi Jaket Sehat," katanya.

Di mana pada masa vaksinasi ini Jaket Sehat dapat berguna sebagai pelindung tambahan. Selain mematuhi protokol kesehatan, jika hendak keluar untuk melakukan vaksinasi dan kegiatan lainnya dapat menggunakan Jaket Sehat yang fleksibel dan nyaman digunakan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

trisula international Kinerja Emiten tekstil
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top