Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengelola Alfamart (AMRT) Siapkan Rp1 Triliun Lebih untuk Lunasi Obligasi

AMRT akan membayarkan pokok dan bunga obligasi tersebut ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat 9 April 2021 pukul 14.00 WIB.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 19 Maret 2021  |  13:53 WIB
Petugas Satpol PP membacakan surat perintah penyegelan toko Alfamart, di Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/3). Penyegelan tersebut dilakukan karena toko itu dinilai melanggar Peraturan Bupati (Perbup) setempat yang melarang pendirian toko modern dalam jarak kurang dari 500 meter dari pasar tradisional. - Antara/Aditya Pradana Putra
Petugas Satpol PP membacakan surat perintah penyegelan toko Alfamart, di Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/3). Penyegelan tersebut dilakukan karena toko itu dinilai melanggar Peraturan Bupati (Perbup) setempat yang melarang pendirian toko modern dalam jarak kurang dari 500 meter dari pasar tradisional. - Antara/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten peritel PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. telah menyiapkan dana untuk melunasi surat utang yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat.

Sekretaris Perusahaan Sumber Alfaria Trijaya menjelaskan perseroan telah menyediakan dana untuk membayar pokok dan bunga Obligasi Berkelanjutan II Sumber Alfaria Trijaya Tahap II Tahun 2018 yang akan jatuh tempo pada 12 April 2021 senilai Rp1,01 triliun.

“Dana untuk pembayaran obligasi dan bunga berasal dari internal kas perseroan,” tulis Tomin dalam keterbukaan informasi, Jumat (19/3/2021).

Emiten dengan kode saham AMRT ini akan membayarkan pokok dan bunga obligasi tersebut ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat 9 April 2021 pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2020, pengelola gerai Alfamart ini mencatatkan total pendapatan neto mencapai Rp56,37 triliun.

Nilai itu meningkat 4,17 persen year on year (yoy) dari Rp54,11 triliun per September 2019. Sumber pendapatan neto berdasarkan jenis persediaan ialah makanan Rp37,46 triliun, bukan makanan Rp18,88 triliun, dan jasa Rp18,88 miliar.

Laba bruto AMRT mencapai Rp11,48 triliun per kuartal III/2020, naik 6,45 persen yoy dari sebelumnya Rp10,78 triliun. Namun, laba bersih Sumber Alfaria koreksi tipis 1,85 persen yoy menuju Rp638,4 miliar dari sebelumnya Rp650,23 miliar.

Pada perdagangan hari ini, saham AMRT terpantau menguat 1,03 persen ke level Rp980 per saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp40,69 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alfamart sumber alfaria trijaya amrt
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top