Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Naik 1,1 Persen, Saham MDKA Diburu Asing, Saham Erick Thohir Anomali

Berdasarkan data Bloomberg, pada akhir sesi I, IHSG terapresiasi 1,1 persen menjadi 6.300,25. Sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 6.258,73-6.305,17.
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pekerja melintasi papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (1/2/2021). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada sesi 1 perdagangan hari ini, Senin (22/2/2021) menembus level 6.300.

Berdasarkan data Bloomberg, pada akhir sesi I, IHSG terapresiasi 1,1 persen menjadi 6.300,25. Sepanjang hari ini, indeks bergerak di rentang 6.258,73-6.305,17.

Sebanyak 257 saham menguat, 206 saham melemah, dan 165 saham stagnan. Total transaksi mencapai Rp8,8 triliun, dengan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia tercatat senilai Rp7.451,83 triliun.

Adapun, Grup Mahaka milik Erick Thohir, saham PT Mahaka Radio Integra Tbk. (MARI) memimpin penguatan pagi ini dengan kenaikan 19,77 persen menjadi Rp206. Selanjutnya, saham PT Bank Jago Tbk. (ARTO) tumbuh 17,33 persen menjadi Rp11.000.

Di sisi lain, saham PT MNC Land Tbk. (KPIG) melemah 6,94 persen menjadi Rp161. Selain itu, berkebalikan dengan MARI, saham PT Mahaka Media Tbk. (ABBA) justru anjlok 5 persen menuju Rp76.

Investor asing cenderung masuk dan mencatatkan net buy Rp472,43 miliar. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) menjadi paling banyak diburu dengan net buy Rp151,5 miliar. Saham MDKA naik 12,93 persen menuju Rp2.970.

Selanjutnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatat net buy Rp139 miliar. Saham BBRI naik 1,25 persen menuju Rp4.850.

Tim Riset Mirae Asset Sekuritas sebelumnya memperkirakan IHSG akan bergerak variatif pada hari ini, Senin (22/2/2021).

Adapun, katalis positif dari dalam negeri berasal dari pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan derivasi Omnibus Law melalui beberapa peraturan pemerintah dan keputusan presiden.

Berdasarkan informasi terakhir, Mirae Asset Sekuritas mencatat ada 45 peraturan pemerintah dan 4 peraturan presiden yang merupakan hasil dari Omnibus Law.

“Secara keseluruhan, kami pikir IHSG akan diperdagangkan mixed, mengingat katalis mixed hari ini,” tulis Tim Riset Mirae Asset Sekuritas, Senin (22/2/2021).

IHSG diperkirakan bergerak pada rentang 6.165—6.253 hari ini. Secara teknikal, indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan indikator Stochastic optimized cenderung bergerak naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dwi Nicken Tari
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper