Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indosat (ISAT) Bakal Jual 4.000 Menara, Siapa Pembelinya?

Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Natasha Nababan menyampaikan perusahaan akan menjajaki penjualan sebanyak kurang lebih 4.000 menara. Saat ini, Indosat baru dalam tahap awal penjajakan transaksi.
Hafiyyan & Leo Dwi Jatmiko
Hafiyyan & Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 17 Februari 2021  |  20:35 WIB
Karyawan melayani pelanggan di gerai Indosat Ooredoo, Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Karyawan melayani pelanggan di gerai Indosat Ooredoo, Jakarta, Rabu (16/9/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk. (ISAT) menjajaki penjualan 4.000 menara milik perseroan.

Chief Legal & Regulatory Officer Indosat Natasha Nababan menyampaikan perusahaan akan menjajaki penjualan sebanyak kurang lebih 4.000 menara. Saat ini, Indosat baru dalam tahap awal penjajakan transaksi.

"Namun, apabila transaksi tersebut terjadi, maka akan menjadi transaksi material di bawah peraturan OJK yang berlaku," paparnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (17/2/2021).

Sebelumnya, PT Indosat Tbk. (ISAT) mengklaim infrastruktur jaringan telekomunikasi yang telah dibangun selama ini, hakikatnya sudah siap untuk mendukung penggelaran 5G.

Director & Chief Operating Officer Indosat Vikram Sinha mengatakan 5G merupakan investasi yang sangat penting di industri telekomunikasi.

Selama enam kuartal terakhir, Indosat menggenjot penggelaran jaringan, termasuk penggelaran serat optik, agar layanan yang diberikan makin prima sekaligus mempersiapkan diri dalam menyambut 5G.

“Kami juga bekerja dengan ketat dan dekat dengan regulasi serta mempersiapkan infrastruktur yang diberikan. Kami memiliki fokus yang sangat tinggi tehadap persiapan jaringan 5G,” kata Vikram dalam konferensi virtual, Selasa (12/1/2021).

Dia juga mengatakan bahwa manfaat investasi 5G akan makin terasa saat ekosistem 5G sudah siap. Indosat terus menjalin komunikasi dengan regulator untuk melihat peta jalan frekuensi untuk 5G.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indosat Aksi Korporasi divestasi menara bts
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top